UI Kembangkan iThermowall, Termometer Gratis untuk Screening Covid-19
Jum'at, 30 April 2021 - 00:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 2 Mahasiswa UNS Ulas Manuskrip Melayu Kuno di Forum Internasional
“Termometer otomatis ini juga dirancang agar dapat di-charger ketika daya baterainya sudah habis,” ujar Tomi Abuzairi terkait desain iThermowall melalui siaran pers, Kamis (29/4).
iThermowall dilengkapi dengan sensor jarak, sehingga ketika jarak orang yang ingin diukur suhunya sudah dekat, maka sensor suhu akan mulai mengukurnya. Termometer ini juga dilengkapi dengan LED hijau dan merah untuk memberi tahu suhu tubuh.
Jika suhu tubuh normal maka LED hijau menyala, sedangkan jika suhu tubuh tinggi maka LED merah dan alarm menyala selama lima detik. File open source yang dapat diakses secara gratis terdiri dari desain file casing 3D print, coding firmware microcontroller, skematik rangkaian, serta tutorial cara merakitnya.
Baca juga: Jelang Penutupan, Jumlah Pelamar Sekolah Kedinasan Bertambah Signifikan
Sejak mulai dipublikasikan secara open-source pada akhir Desember 2020, sudah banyak pihak yang mencoba membuat dan menduplikasikannya. Diantaranya, sebuah organinasi nirlaba di Oakland, USA yang berdikusi via email mengenai sensor suhu yang dipakai.
“Termometer otomatis ini juga dirancang agar dapat di-charger ketika daya baterainya sudah habis,” ujar Tomi Abuzairi terkait desain iThermowall melalui siaran pers, Kamis (29/4).
iThermowall dilengkapi dengan sensor jarak, sehingga ketika jarak orang yang ingin diukur suhunya sudah dekat, maka sensor suhu akan mulai mengukurnya. Termometer ini juga dilengkapi dengan LED hijau dan merah untuk memberi tahu suhu tubuh.
Jika suhu tubuh normal maka LED hijau menyala, sedangkan jika suhu tubuh tinggi maka LED merah dan alarm menyala selama lima detik. File open source yang dapat diakses secara gratis terdiri dari desain file casing 3D print, coding firmware microcontroller, skematik rangkaian, serta tutorial cara merakitnya.
Baca juga: Jelang Penutupan, Jumlah Pelamar Sekolah Kedinasan Bertambah Signifikan
Sejak mulai dipublikasikan secara open-source pada akhir Desember 2020, sudah banyak pihak yang mencoba membuat dan menduplikasikannya. Diantaranya, sebuah organinasi nirlaba di Oakland, USA yang berdikusi via email mengenai sensor suhu yang dipakai.
Lihat Juga :