Tim Mahasiswa ITS Inovasikan Elektrolit Baterai Berbahan Pupuk ZA
Senin, 03 Mei 2021 - 21:53 WIB
loading...
Ketua dan anggota tim Spectronics 19 penggagas prototipe mobil dengan baterai berelektrolit amonium sulfat dari pupuk ZA. Foto/Dok/ITS
A
A
A
JAKARTA - Inovasi akademisi dan mahasiswa ITS kini intens digiatkan melalui kompetisi. Kreativitas ilmiah yang diwujudkan nyata siap beradu kehebatan dengan kompetitor lain. Hal inilah yang diwujudkan tim Spectronics 19 ITS melalui inovasinya berupa purwarupa mobil dengan sumber tenaga baterai berbahan pupuk ZA.
Mereka adalah Rasyendria Rangga, Rahardian Mahendra Daniswara, Naning Retno Astuti, Bernardus Krisna Brata, Wahyu Febianto, mahasiswa ITS yang berada di balik inovasi ini. Melalui serangkaian riset hingga pengerjaan prototipe dilalui oleh tim ini hingga menghasilkan inovasi sumber daya baterai yang merupakan hasil buatan sendiri.
Baca juga: Pendaftaran SIMAK UI Dibuka, Cek Jadwal dan Cara Pendaftarannya
Ketua tim Rasyendria Rangga menjelaskan, ide purwarupa ini mulanya dirancang menggunakan DC motor. Dalam perencanaannya, akan digunakan dua sistem gerak dalam purwarupa ini, yakni driving system dan stopping system. Driving system sendiri merupakan mekanisme agar purwarupa dapat berjalan, sedangkan stopping system adalah sebuah sistem yang berkaitan dengan cara purwarupa untuk berhenti.
Lebih lanjut, mahasiswa yang akrab disapa Rangga ini menuturkan, driving system yang digunakan memanfaatkan baterai zinc-air yang dicelupkan ke elektrolit dan direaksikan ke peroksida dengan konsentrasi tertentu. Dengan demikian, baterai akan memiliki tenaga, sehingga dapat berfungsi untuk menggerakkan purwarupa.
Mereka adalah Rasyendria Rangga, Rahardian Mahendra Daniswara, Naning Retno Astuti, Bernardus Krisna Brata, Wahyu Febianto, mahasiswa ITS yang berada di balik inovasi ini. Melalui serangkaian riset hingga pengerjaan prototipe dilalui oleh tim ini hingga menghasilkan inovasi sumber daya baterai yang merupakan hasil buatan sendiri.
Baca juga: Pendaftaran SIMAK UI Dibuka, Cek Jadwal dan Cara Pendaftarannya
Ketua tim Rasyendria Rangga menjelaskan, ide purwarupa ini mulanya dirancang menggunakan DC motor. Dalam perencanaannya, akan digunakan dua sistem gerak dalam purwarupa ini, yakni driving system dan stopping system. Driving system sendiri merupakan mekanisme agar purwarupa dapat berjalan, sedangkan stopping system adalah sebuah sistem yang berkaitan dengan cara purwarupa untuk berhenti.
Lebih lanjut, mahasiswa yang akrab disapa Rangga ini menuturkan, driving system yang digunakan memanfaatkan baterai zinc-air yang dicelupkan ke elektrolit dan direaksikan ke peroksida dengan konsentrasi tertentu. Dengan demikian, baterai akan memiliki tenaga, sehingga dapat berfungsi untuk menggerakkan purwarupa.
Lihat Juga :