Ornamen Header
Intip 3 Gaya Belajar dan Media Pembelajaran yang Diperlukan
Intip 3 Gaya Belajar dan Media Pembelajaran yang Diperlukan
Ada 3 gaya belajar yang akan menentukan karakteristik media pembelajaran masing-masing personal. Foto/Ist
JAKARTA - Melalui media pembelajaran tertentu akan bisa membuat seseorang fokus belajar di kelas ataupun mandiri. Namun ternyata ada 3 gaya belajar yang akan menentukan karakteristik media pembelajaran masing-masing personal.

Dikutip dari instagram resmi Pusat Data Teknologi dan Informasi (Pusdatin/Pustekkom) Kemendikbud di @pustekkom_kemdikbud, Senin (3/5), gaya belajar menurut Bobbi DePorter dan Mike Hernacki adalah kombinasi dari bagaimana ia menyerap, dan kemudian mengatur serta mengolah informasi.

Baca juga: Butuh Banyak Pembenahan, FSGI Minta Kemendikbudristek Sinergi dengan Disdik

Keduanya pun membagi gaya belajar ke dalam 3 kelompok. Yakni:
1. Visual
Gaya belajar visual berfokus pada penglihatan. Saat mempelajari hal baru, biasanya tipe ini perlu melihat sesuatu secara visual untuk lebih mudah mengerti dan memahami. Selain itu, tipe visual juga lebih nyaman belajar dengan penggunaan warna-warna, garis, bentuk, dan nilai artistik.

Ciri-ciri:
- Mudah mengingat dari yang dilihat daripada yang didengar
- Lebih suka membaca daripada dibacakan
- Berbicara dengan tempo yang cukup cepat
- Lebih menyukai melakukan demonnstrasi daripada pidato
- Sulit menerima instruksi secara verbal kecuali ditulis
- Tidak mudah terdistraksi dengan keramaian
- Suka menggambar apapun di kertas



Cara belajar dan media pembelajaran:
1. Belajar dari gambar/foto atau video
2. Gunakan spidol atau alat tulis lain untuk menandai
3. Membuat mind mapping

Baca juga: Hardiknas, PB PGRI: Pencapaian Pendidikan Indonesia Masih Jauh Panggang dari Api

2. Auditori
Gaya belajar auditori, mengandalkan pendengaran sebagai penerima informasi dan pengetahuan. Orang tipe belajar ini tidak masalah dengan tampilan visual saat mengajar, yang penting adalah mendengarkan pembicaraan guru dengan baik dan jelas.

Ciri-ciri:
- Suka mengingat sesuatu dari apa yang didengar daripada yang dilihat
- Senang mendengarkan
- Mudah terdistraksi dengan keramaian
- Kesulitan dalam tugas atau pekerjaan yang melibatkan visual
-Pandai menirukan nada ataupun irama suara
- Senang membaca dengan mengeluarkan suara atau menggerakkan bibir
- Biasanya merupakan pembicara yang fasih
- Mudah dalam mengingat nama saat berkenalan dengan orang baru

Cara belajar dan media pembelajaran:
- Mendengarkan musik atau program audio lainnya
- Merekam penjelasan materi
- Membaca buku sambil diucapkan (disuarakan)
- Belajar bersama teman dan berdiskusi



3. Kinestetik
Gaya belajar ini menyenangi belajar yang melibatkan gerakan. Biasanya orang tipe ini, merasa lebih mudah mempelajari sesuatu tidak hanya sekedar membaca buku, tetapi juga mempraktikkannya. Dengan melakukan atau menyentuh objek yang dipelajari akan memberikan pengalaman tersendiri bagi tipe kinestetik. Makanya, orang yang memiliki gaya belajar tipe ini biasanya tidak betah berdiam terlalu lama di kelas.

Ciri-ciri:
- Menyenangi belajar dengan metode praktik
- Kadang kesulitan dalam menulis tetapi pandai dalam bercerita
- Menyukai aktivitas yang melibatkan gerakan tubuh seperti olahraga atau menari
- Saat berkomunikasi banyak menggunakan isyarat gerak tubuh
- Menghafal dengan cara berjalan atau melihat

Cara belajar dan media pembelajaran:
- Mempraktekkan yang dipelajari (eksperimen)
- Memanfaatkan multimedia interaktif untuk materi yang memerlukan bantuan media
- Belajar sambil melibatkan gerakan seperti menjentikkan jari atau berjalan.

Meski sudah ada tiga pembagian gaya belajar ini namun perlu diingat bahwa karakteristik setiap orang itu unik. Sehingga bisa saja gaya belajar seseorang itu perpaduan dari 2 atau lebih gaya belajar.

Namun apapun gaya belajar dan media pembelajaran yang digunakan, yang terpenting adalah menyukai proses belajar yang dilakukan.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!