Kemendikbudristek Luncurkan Beasiswa Gelar dan Non-Gelar untuk SDM Vokasi
Rabu, 12 Mei 2021 - 12:18 WIB
loading...
Ditjen Diksi Kemendikbudristek meluncurkan 9 skema pembiayaan yang terdiri atas program gelar dan non-gelar bagi SDM pendidikan vokasi. Foto/Neneng Zubaidah
A
A
A
JAKARTA - Ditjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) meluncurkan 9 skema pembiayaan yang terdiri atas program gelar dan non-gelar bagi SDM pendidikan vokasi di Tanah Air.
Pendanaan program-program ini bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Peluncuran program dilaksanakan bersama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek dalam acara “Sosialisasi Program Beasiswa Gelar dan Non-Gelar bagi Sumber Daya Manusia Pendidikan Tinggi Akademik dan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi”.
Baca juga: Sarjana Unggul, Ini Syarat dan Tata Cara Mendaftar Beasiswa PMDSU
Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menyebut, berbagai skema pembiayaan studi yang diluncurkan merupakan perwujudan dari merdeka belajar yang selama ini digaungkan sebagai strategi meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun vokasi dan profesi.
Pendidikan vokasi sendiri membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul, tetapi juga kompeten agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan bangsa di masa depan.
Pendanaan program-program ini bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Peluncuran program dilaksanakan bersama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek dalam acara “Sosialisasi Program Beasiswa Gelar dan Non-Gelar bagi Sumber Daya Manusia Pendidikan Tinggi Akademik dan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi”.
Baca juga: Sarjana Unggul, Ini Syarat dan Tata Cara Mendaftar Beasiswa PMDSU
Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menyebut, berbagai skema pembiayaan studi yang diluncurkan merupakan perwujudan dari merdeka belajar yang selama ini digaungkan sebagai strategi meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun vokasi dan profesi.
Pendidikan vokasi sendiri membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul, tetapi juga kompeten agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan bangsa di masa depan.
Lihat Juga :