Ini Syarat-Syarat Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri untuk Guru

Kamis, 27 Mei 2021 - 22:37 WIB
loading...
Ini Syarat-Syarat Beasiswa...
Kemendikbudristek telah meluncurkan beberapa program beasiswa, salah satunya program beasiswa untuk guru untuk jenjang magister (S2). Foto/Dok/Kemendikbud
A A A
JAKARTA - Kemendikbudristek telah meluncurkan beberapa program beasiswa yang bekerjasama dengan LPDP. Salah satu program beasiswa yang dibuka adalah beasiswa untuk guru untuk jenjang magister (S2) untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Dikutip dari laman beasiswa.kemdikbud.go.id, Kamis (27/5), sasaran program beasiswa ini adalah guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah dengan status pegawai tetap pada jenjang Paud, SD, SMP dan SMA di lingkungan Kemendikbudristek.

Baca juga: UNAIR Sediakan Beasiswa ADS Studi S2 dan S3 untuk Mahasiswa Internasional

Beasiswa ini adalah untuk jenjang S2 (magister) diluar negeri yang dilaksanakan secara daring (online) dan S2 didalam negeri yang dilaksanakan secara luring di perguruan tinggi terbaik yang telah ditetapkan.

Komponen Pendanaan:

1 Magister Dalam Negeri
a. Dana Pendidikan
- Dana pendaftaran
- Dana SPP
- Dana tunjangan buku (per tahun)
- Dana bantuan tesis
- Dana bantuan seminar internasional
- Dana bantuan publikasi jurnal internasional.

b. Dana Pendukung
- Dana asuransi kesehatan
- Dana hidup bulanan

Baca juga: Mendikbudristek Resmikan Merdeka Belajar Episode 11, Kampus Merdeka Vokasi

2 Magister Luar Negeri (online)
a. Dana Pendidikan
- Dana pendaftaran
- Dana SPP
- Dana tunjangan buku (per tahun)
- Dana bantuan tesis
- Dana bantuan seminar internasional
- Dana bantuan publikasi jurnal internasional

b. Dana Pendukung
- Dana asuransi kesehatan
- Dana hidup bulanan

Kebijakan Beasiswa:
1. Program beasiswa Magister (S2) dalam negeri dilaksanakan pada perguruan tinggi dan program studi dengan akreditasi A.
2. Program S2 luar negeri dilaksanakan melalui
daring (online) di University of People, California, USA.
3. Sudah memiliki LoA Unconditional atau sedang menempuh studi pada semester satu (1) tahun akademik 2021/2022 dan tidak
sedang berstatus tugas belajar.

Baca juga: Keren! Siswa Indonesia Borong 6 Medali di Olimpiade Informatika Asia Pasifik

Penyaluran Beasiswa:
1. Komponen beasiswa yang berupa dana pendidikan disalurkan secara langsung ke rekening perguruan tinggi.
2. Komponen beasiswa selain dana pendidikan disalurkan secara langsung ke rekening penerima beasiswa.
3. Penyaluran komponen beasiswa sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2 dilakukan oleh LPDP melalui Bank Penyalur yang ditetapkan.

Persyaratan Umum:
1. WNI
2. Terdaftar di Dapodik
3. Sudah mengajar paling sedikit 2 tahun berturut-turut
4. Telah menyelesaikan studi program D4 atau S1 untuk beasiswa magister (S2) dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh BAN-PT
b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri
c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui Ditjen Dikti atau Kedubes RI di negara asal perguruan tinggi.
5. Melampirkan surat rekomendasi (format terlampir) sebagai berikut:
a. Surat rekomendasi dari atasan
b. Surat rekomendasi dari perguruan tinggi asal
6. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
a. Kelas eksekutif
b. Kelas khusus
c. Kelas karyawan
d. Kelas jauh
e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
f. Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
7. Menyampaikan surat keterangan sehat/bebas narkoba
8. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran daring
9. Menulis komitmen kontribusi ke instansi asal pasca studi

Persyaratan Khusus:
1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LOA) yang sesuai prodi dan perguruan tinggi tujuan pada aplikasi pendaftaran
2. Melampirkan SK Penetapan PNS
3. Melampirkan Esai (personal statement)
4. Melampirkan surat persetujuan penugasan
5. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari dinas pendidikan bagi guru PNS dan dari yayasan bagi guru tetap yayasan
6. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir)
7. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran yaitu maksimal berusia 35 tahun
8. Mengunggah dokumen IPK jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3m0 yang telah dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir
9. Mengunggah dokumen sertifikasi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pendaftar tujuan magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEIC 630, iBT® 61, IELTS 6.0, TOAFL 500

- Pendaftar tujuan magister luar negeri negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 550, TOEIC 800, iBT® 80, IELTS 6.5, TOAFL 550

- Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
10. Pendaftar yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan perguruan tinggi tujuan dan program studi tujuan
11. Pendaftar dimaksud harus sudah menempuh studi pada semester 1 (semester ganjil tahun akademik 2021/2022) sesuai perguruan tinggi dan prodi tujuan dalam daftar program dan tidak sedang berstatus tugas belajar.

Pendaftaran:
Pendaftaran dibuka pada :
- 2 Mei 2021 sampai dengan 31 Oktober 2021 untuk magister di perguruan tinggi luar negeri
- 2 Mei 2021 sampai dengan 30 Juni 2021 untuk program magister di perguruan tinggi dalam negeri

Cara Mendaftar
1. Pendaftar yang sudah menerima LoA dan memenuhi kriteria dapat mendaftar secara online melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id
2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

Informasi mengenai cuti dalam masa pendidikan, pembatalan sebagai penerima beasiswa, sanksi dan pengelolaan alumni dapat dilihat selengkapnya di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/ pada menu pendaftaran beasiswa S2/S3 non dosen.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Berita Terkini
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved