Agar Bisa Bertahan 30 Hari, Begini Tips Mengelola Keuangan Bagi Mahasiswa
Minggu, 30 Mei 2021 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Ambi menjelaskan bahwa bagi para mahasiswa, hal-hal utama terkait dengan keuangan antara lain kebutuhan jangka pendek, dana darurat, dan investasi. Alumni S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) ini juga menerangkan pentingnya memastikan keuangan kita berada dalam kondisi yang sehat.
Menurut Ambi, cara pertama dan paling sederhana untuk memastikan kondisi keuangan yang sehat adalah dengan mengecek penghasilan dari orang tua atau darimana pun itu lebih besar daripada pengeluaran dan sebaliknya. “Kedua, kalau bisa punya dana darurat,” tegas Ambi.
Ambi menegaskan pentingnya dana darurat bagi mahasiswa. “Setiap bulan, sisakan pelan-pelan di rekening yang berbeda atau di amplop atau di manapun, yang digunakan sebagai dana darurat. Kalau sudah terbiasa sejak awal, maka tidak akan terlalu sulit,” tukasnya.
Pada webinar ini, Ambi memberikan tips yang dapat diterapkan oleh para mahasiswa untuk mengatur keuangan mereka. “Yang penting harus di-budget-in di awal. ‘Oke, yang penting aku akan nabung tapi nabungnya kalau ada sisa’ itu nggak boleh. Harus di awal dulu tabungannya karena kalau di akhir saya sangatlah yakin itu pasti akan kepakai,” tuturnya.
“Budgeting ini bisa dengan pola 40-30-20-10. Maksimal 40 persen untuk kebutuhan hidup, maksimal 30 persen kalau ada hutang, minimal 20 persen untuk investasi dan tabungan, serta minimal 10 persen untuk dana darurat,” pungkasnya.
Menurut Ambi, cara pertama dan paling sederhana untuk memastikan kondisi keuangan yang sehat adalah dengan mengecek penghasilan dari orang tua atau darimana pun itu lebih besar daripada pengeluaran dan sebaliknya. “Kedua, kalau bisa punya dana darurat,” tegas Ambi.
Ambi menegaskan pentingnya dana darurat bagi mahasiswa. “Setiap bulan, sisakan pelan-pelan di rekening yang berbeda atau di amplop atau di manapun, yang digunakan sebagai dana darurat. Kalau sudah terbiasa sejak awal, maka tidak akan terlalu sulit,” tukasnya.
Pada webinar ini, Ambi memberikan tips yang dapat diterapkan oleh para mahasiswa untuk mengatur keuangan mereka. “Yang penting harus di-budget-in di awal. ‘Oke, yang penting aku akan nabung tapi nabungnya kalau ada sisa’ itu nggak boleh. Harus di awal dulu tabungannya karena kalau di akhir saya sangatlah yakin itu pasti akan kepakai,” tuturnya.
“Budgeting ini bisa dengan pola 40-30-20-10. Maksimal 40 persen untuk kebutuhan hidup, maksimal 30 persen kalau ada hutang, minimal 20 persen untuk investasi dan tabungan, serta minimal 10 persen untuk dana darurat,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :