Hari Pertama PTM Siswa Jangan Langsung Diberi Materi Pelajaran

Rabu, 09 Juni 2021 - 09:39 WIB
loading...
Hari Pertama PTM Siswa...
Sejumlah siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolahnya. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah ( PAUD Dikdasmen ) Kemendikbudristek Jumeri mengatakan pada hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sebaiknya guru jangan langsung memberikan materi pelajaran kepada siswanya.

Menurut Jumeri, pada hari pertama siswa masuk sekolah nanti sebaiknya diisi dengan kegiatan yang membangun karakter atau menanamkan budaya bersih dan sehat kepada peserta didik.

Baca juga: Bahaya Covid-19, Kebijakan Pembukaan Sekolah Diminta Jangan Diseragamkan

"Jangan langsung karena sudah lama tidak sekolah kemudian guru memaksa materi diberikan kepada anak sebanyak-banyaknya," katanya ada konferensi pers Persiapan PTM Terbatas Tahun Ajaran 2021/2022 secara daring, Selasa (8/6).

Jumeri menjelaskan, materi pelajaran yang diberikan guru kepada murid sebaiknya dipilih yang penting-penting atau yang esensial saja dulu. Kemudian sisa materi lain bisa dijadikan tugas yang bisa dibawa pulang ke rumah.

Dengan demikian, kata Jumeri, hari pertama sekolah itu akan bisa memberi kesempatan kepada siswa untuk menikmati dulu proses tatap muka yang berlangsung di sekolah itu.

Baca juga: Kemendikbudristek Jelaskan Konsep Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

"Kemudian membangun karakter dan budya bersih, budaya sehat, budaya gotong royong ditanamkan bahwa kalau saya sehat, pakai masker dan cuci tangan itu sudah menjaga diri, orang tua, guru dan teman," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Dukung Ekosistem Musik...
Dukung Ekosistem Musik dan Film, Kemendikbudristek Raih Penghargaan iNews Award 2024
Respons Aduan Status...
Respons Aduan Status UIPM, Ditjen Diktiristek Tindaklanjuti Temuan Tim Investigasi
Kurikulum Merdeka Ajak...
Kurikulum Merdeka Ajak Orang Tua Lebih Dekat dengan Anak
Platform Teknologi Kemendikbudristek...
Platform Teknologi Kemendikbudristek Percepat Digitalisasi Pendidikan
Bangun Kapasitas untuk...
Bangun Kapasitas untuk Dorong Inovasi: Rekapreneur dan Kedaireka Academy sebagai Katalis Ekosistem Inovasi Indonesia
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Kasus Chromebook Dinilai...
Kasus Chromebook Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Sebut Nadiem Makarim Dikriminalisasi
Ruang Sidang Sempat...
Ruang Sidang Sempat Gelap Gulita saat Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi
Rekomendasi
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Berita Terkini
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved