Ornamen Header
Mahasiswa FKG UI Raih Penghargaan Best Presenter di IADS ASAP 2021
Mahasiswa FKG UI Raih Penghargaan Best Presenter di IADS ASAP 2021
Darwin Yunaidy, Mahasiswa FKG UI Raih Penghargaan Best Presenter di IADS ASAP 2021. Foto/Dok/Humas UI
JAKARTA - Darwin Yunaidy, mahasiswa program profesi angkatan 2015 dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) berhasil meraih penghargaan “Best Presenter” Clinical Case Presentation dengan judul “Management of Midline Diastema on Anterior Teeth with Direct Composite Restoration: A Case Report.”

Predikat tersebut diraihnya pada acara International Association of Dental Students Annual Summit of Asia-Pacific (IADS ASAP) 2021 yang diumumkan pada 21 Juni 2021.

Baca juga: Beasiswa Jabar Future Leader Scholarship Dibuka, Ini Ketentuan Pendaftarannya

“Dengan sering mengikuti kompetisi internasional, kami berharap dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya dalam mengekspresikan potensi diri, serta mengharumkan nama FKG UI di kancah internasional,” ujar drg. Shalina Ricardo, Sp.KG (K) selaku dosen pembimbing Darwin melalui siaran pers, Selasa (22/6).

Kompetisi tersebut dilaksanakan pada tanggal 21-22 Mei 2021 dengan total peserta 19 tim yang berasal dari 6 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Taiwan, Kamboja, Pakistan, dan Palestina.

International Association of Dental Students (IADS) merupakan organisasi mahasiswa kedokteran gigi dunia di bawah naungan Fédération Dentaire Internationale (FDI) World Dental Federation yang berdiri sejak tahun 1951. Tahun ini, IADS menyelenggarakan konferensi regional pertama di Asia Pasifik secara daring dengan rangkaian kegiatan berupa webinar, diskusi panel, cultural exchange night, serta clinical case competition.



Baca juga: Segera Daftar, KIP Kuliah Bisa untuk Daftar Seleksi Mandiri di PTS

Clinical Case Competition merupakan perlombaan di mana mahasiswa kedokteran gigi menyajikan suatu kasus kedokteran gigi, yang meliputi anamnesis pasien, temuan dan pemeriksaan klinis, diagnosis hingga rencana perawatan yang dilakukan pada pasien tersebut. Kepada peserta diberikan waktu 7 menit dalam memaparkan presentasi dan 5 menit untuk sesi tanya-jawab dengan dewan juri.

Darwin mengatakan bahwa selain menambah wawasan, kompetisi ini membuka kesempatan membina networking antar mahasiswa kedokteran gigi di bawah organisasi FDI World Dental Federation.

“Saya belajar banyak hal dalam kompetisi ini melalui berbagai macam kasus menarik yang dipaparkan oleh peserta, dengan tatalaksana yang berlandaskan evidence based dentistry yang tentunya juga menambah wawasan saya dalam praktik kedokteran gigi di masa depan,” ujar Darwin.



Penilaian kompetisi ini dilakukan berdasarkan beberapa komponen, yaitu keunikan kasus, deskripsi kasus, kemampuan dalam menyajikan presentasi, ketepatan menjawab pertanyaan, kemampuan berpikir secara kritis, serta tingkat kepercayaan diri selama presentasi dan menjawab pertanyaan dengan dewan juri yang berasal dari Indonesia, Thailand, dan Saudi Arabia.

“FKG UI bangga dan selamat kepada Darwin Yunaidy atas prestasi yang telah diraih. Terima kasih kepada dosen pembimbing, drg. Shalina Ricardo, Sp.KG (K) yang senantiasa membimbing dalam persiapan kompetisi,” ujar Prof. Dr. M. F. Lindawati S. Kusdhany, drg., Sp.Pros(K), Dekan FKG UI.
(mpw)
TULIS KOMENTAR ANDA!