Tekan Covid, BEM Nusantara Ajak Mahasiswa se-Indonesia Dukung Program Vaksinasi
Kamis, 08 Juli 2021 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Koorpus BEM Nusantara juga mengharapkan mahasiswa dapat meluruskan berbagai informasi hoaks dan opini-opini liar yang berkembang di luar terkait program vaksinasi dan penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah.
Baca juga: Ingin Majukan Riset dan Inovasi Bangsa? BRIN Buka Formasi CASN
"Saat ini masih ada masyarakat yang takut atau tidak mau divaksin, karena percaya dengan informasi hoaks dan opini-opini liar, khususnya di media sosial. Sebagai mahasiswa kita memiliki tugas untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi ini aman, halal, dan wajib kita lakukan untuk melindungi diri sendiri dan keluarga kita. Sampai kapan kita akan keluar dari masalah besar ini, jikalau kita sendiri masih acuh tak acuh saja," tegasnya.
Eko menyayangkan masih adanya mafia obat-obatan yang menimbun obat di tengah-tengah wabah yang semakin menggila ini. Ia juga mendesak aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya untuk dapat menindak tegas mafia penimbun obat tersebut.
"Sudah banyak rakyat yang meninggal karena terjangkit pandemi ini, dan masih banyak yang sedang dalam masa kritis. Para mafia obat-obatan ini justru masih mencari keuntungan sebesar-besarnya di tengah kondisi rakyat yang sedang susah. Perbuatan mereka ini tidak berprikemanusiaan dan tidak bisa dibiarkan. Harus ditindak tegas," pungkasnya.
Baca juga: Ingin Majukan Riset dan Inovasi Bangsa? BRIN Buka Formasi CASN
"Saat ini masih ada masyarakat yang takut atau tidak mau divaksin, karena percaya dengan informasi hoaks dan opini-opini liar, khususnya di media sosial. Sebagai mahasiswa kita memiliki tugas untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi ini aman, halal, dan wajib kita lakukan untuk melindungi diri sendiri dan keluarga kita. Sampai kapan kita akan keluar dari masalah besar ini, jikalau kita sendiri masih acuh tak acuh saja," tegasnya.
Eko menyayangkan masih adanya mafia obat-obatan yang menimbun obat di tengah-tengah wabah yang semakin menggila ini. Ia juga mendesak aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya untuk dapat menindak tegas mafia penimbun obat tersebut.
"Sudah banyak rakyat yang meninggal karena terjangkit pandemi ini, dan masih banyak yang sedang dalam masa kritis. Para mafia obat-obatan ini justru masih mencari keuntungan sebesar-besarnya di tengah kondisi rakyat yang sedang susah. Perbuatan mereka ini tidak berprikemanusiaan dan tidak bisa dibiarkan. Harus ditindak tegas," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :