Ukir Sejarah, Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Raih Emas di Ajang Sains Internasional
Jum'at, 16 Juli 2021 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
Tim SIKK mengajukan Math Magic Board untuk dilombakan. Math Magic Board diadopsi dari buku Math and Magic karya Arthur T. Benjamin, di mana deretan angka disusun secara berlapis, serta penjumlahan arah mendatar dan vertikal masing-masing baris dan kolom adalah 18.
Baca juga: Beasiswa Bakti BCA 2021 Dibuka, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Atdikbud RI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Mokhammad Farid Maruf, menyampaikan apresiasi atas prestasi para siswa SIKK meraih Emas di Malaysia Conference of Young Scientists 2021.
“Siswa dan siswi SIKK sudah terbiasa bekerja keras setiap hari dalam lingkungan yang sangat kondusif di sekolah. SIKK aktif mengikuti ajang-ajang nasional dan internasional baik di bidang akademik, seni dan budaya. Upaya ini telah menjadikan SIKK semakin dikenal di Malaysia, sekaligus membawa nama baik Indonesia di luar negeri,” katanya melalui siaran pers, Jumat (16/7).
Guru Matematika selaku pembimbing tim, Nayudin Hanif, mengaku para siswa berlatih secara bertahap. “Dimulai dari pemahaman konsep matematika, pengembangan alat, eksperimen, sampai dengan latihan presentasi dengan Bahasa Inggris,” ucap Nayudin.
Baca juga: Beasiswa Bakti BCA 2021 Dibuka, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Atdikbud RI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Mokhammad Farid Maruf, menyampaikan apresiasi atas prestasi para siswa SIKK meraih Emas di Malaysia Conference of Young Scientists 2021.
“Siswa dan siswi SIKK sudah terbiasa bekerja keras setiap hari dalam lingkungan yang sangat kondusif di sekolah. SIKK aktif mengikuti ajang-ajang nasional dan internasional baik di bidang akademik, seni dan budaya. Upaya ini telah menjadikan SIKK semakin dikenal di Malaysia, sekaligus membawa nama baik Indonesia di luar negeri,” katanya melalui siaran pers, Jumat (16/7).
Guru Matematika selaku pembimbing tim, Nayudin Hanif, mengaku para siswa berlatih secara bertahap. “Dimulai dari pemahaman konsep matematika, pengembangan alat, eksperimen, sampai dengan latihan presentasi dengan Bahasa Inggris,” ucap Nayudin.
Lihat Juga :