Wisuda ITB, 557 Sarjana Lulus Berpredikat Cumlaude
Senin, 19 Juli 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Lalu ada Dicky Saputra (Prodi Administrasi Bisnis, SBM), Riska Milza Khalida N (Prodi Administrasi Bisnis, SBM), Hansen Leonardo Andreas (Prodi Administrasi Bisnis Kampus Jakarta, SBM), Ardika Maulana (Prodi Administrasi Bisnis Kampus Jakarta, SBM), dan Tengku Ervan Naufa (Prodi Administrasi Bisnis Kampus Jakar, SBM). Nabila Rahmi Maulida, STEI menjadi wisudawan termuda program magister dengan usia 21 tahun.
Kemudian untuk Program Doktor, wisudawan dengan predikat cumlaude terdapat 19 orang, dengan IPK dan IP 4,00 yaitu Rizki Taufik Rakhman (Prodi Ilmu Seni Rupa dan Desain, FSRD) dan Rahmatsyam Lakoro (Prodi Ilmu Seni Rupa dan Desain, FSRD). Sementara wisudawan termuda yaitu Mona Berlian Sari dari FMIPA dengan usia 29 tahun 1 bulan.
Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., menyampaikan selamat dan sukses bagi para wisudawan yang telah lulus dari ITB. Ia berbagi pandangan tentang lifelong learning, atau pembelajaran sepanjang hayat dalam sambutannya. Menurutnya, lifelong learning pada dasarnya merupakan sebuah wisdom atau kearifan, bahwa belajar itu sebaiknya tidak berhenti dengan berakhirnya kita menempuh studi formal.
Dengan perkataan lain, belajar merupakan hal yang baik untuk terus-menerus kita jalani dalam berbagai area kehidupan baik di tempat kerja, dalam interaksi sosial sosial, maupun di lingkungan keluarga.
"Lifelong learning merupakan cara yang dapat kita tempuh untuk memperluas peluang untuk belajar, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan dikarenakan kesibukan sehari-hari, baik di tempat kerja maupun di keluarga," ujarnya dilansir dari laman resmi ITB di itb.ac.id, Senin (19/7/2021).
Kemudian untuk Program Doktor, wisudawan dengan predikat cumlaude terdapat 19 orang, dengan IPK dan IP 4,00 yaitu Rizki Taufik Rakhman (Prodi Ilmu Seni Rupa dan Desain, FSRD) dan Rahmatsyam Lakoro (Prodi Ilmu Seni Rupa dan Desain, FSRD). Sementara wisudawan termuda yaitu Mona Berlian Sari dari FMIPA dengan usia 29 tahun 1 bulan.
Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., menyampaikan selamat dan sukses bagi para wisudawan yang telah lulus dari ITB. Ia berbagi pandangan tentang lifelong learning, atau pembelajaran sepanjang hayat dalam sambutannya. Menurutnya, lifelong learning pada dasarnya merupakan sebuah wisdom atau kearifan, bahwa belajar itu sebaiknya tidak berhenti dengan berakhirnya kita menempuh studi formal.
Dengan perkataan lain, belajar merupakan hal yang baik untuk terus-menerus kita jalani dalam berbagai area kehidupan baik di tempat kerja, dalam interaksi sosial sosial, maupun di lingkungan keluarga.
"Lifelong learning merupakan cara yang dapat kita tempuh untuk memperluas peluang untuk belajar, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan dikarenakan kesibukan sehari-hari, baik di tempat kerja maupun di keluarga," ujarnya dilansir dari laman resmi ITB di itb.ac.id, Senin (19/7/2021).
(zik)
Lihat Juga :