Tingkatkan Kompetensi Dosen, Kemendikbudristek Gelar Pelatihan Teknologi Digital
Senin, 26 Juli 2021 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Paris berharap ide-ide brilian dari para dosen dan mitra industri tidak hanya dipublikasikan di jurnal, lalu kemudian dilupakan. Namun, ia mendorong agar dapat dihilirisasi menjadi produk maupun jasa supaya bisa menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Baca juga: Satu-satunya di Asia, UI Punya Prodi Kedokteran Penerbangan
Di sisi lain, pandemi telah mengakselerasi percepatan hilirisasi produk dan jasa. Untuk itu, Paris menantikan inovasi-inovasi dari para dosen untuk memberikan percepatan pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi dan Direktorat Jenderal pendidikan tinggi akan betul-betul memfasilitasi melalui Kedaireka.
Koordinator Tim Kerja Akselerasi Kampus Merdeka Adhitya Maramis menjelaskan, inovasi menjadi sebuah keharusan dan tidak bisa lagi ditolak sehingga inovasi harus terus terjadi. Kedaireka hadir sebagai jembatan antara industri dan insan Dikti untuk melakukan inovasi bersama.
Adhitya menjelaskan, Kedaireka telah menggandeng berbagai mitra industri seperti itu Bumdes, UMKM, perusahaan nasional, perusahaan multinational, company venture capital. diaspora, dan komunitas. Kedaireka sudah mempunyai 2.952 industri yang tergabung di platform ini mulai dari Amazon, Samsung, Google, Gesit, Pertamina, Telkom, Alibaba, 300 Bumdes, pemerintah kabupaten/kota.
Baca juga: Satu-satunya di Asia, UI Punya Prodi Kedokteran Penerbangan
Di sisi lain, pandemi telah mengakselerasi percepatan hilirisasi produk dan jasa. Untuk itu, Paris menantikan inovasi-inovasi dari para dosen untuk memberikan percepatan pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi dan Direktorat Jenderal pendidikan tinggi akan betul-betul memfasilitasi melalui Kedaireka.
Koordinator Tim Kerja Akselerasi Kampus Merdeka Adhitya Maramis menjelaskan, inovasi menjadi sebuah keharusan dan tidak bisa lagi ditolak sehingga inovasi harus terus terjadi. Kedaireka hadir sebagai jembatan antara industri dan insan Dikti untuk melakukan inovasi bersama.
Adhitya menjelaskan, Kedaireka telah menggandeng berbagai mitra industri seperti itu Bumdes, UMKM, perusahaan nasional, perusahaan multinational, company venture capital. diaspora, dan komunitas. Kedaireka sudah mempunyai 2.952 industri yang tergabung di platform ini mulai dari Amazon, Samsung, Google, Gesit, Pertamina, Telkom, Alibaba, 300 Bumdes, pemerintah kabupaten/kota.
Lihat Juga :