Pro Kontra, Syaiful: Tema Lomba Artikel BPIP Menguatkan Nilai Kebangsaan Para Santri
Minggu, 15 Agustus 2021 - 23:09 WIB
loading...
Direktur Pusat Studi Pemikiran Pancasila (PSPP) Syaiful Arif. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pro kontra lomba penulisan artikel tingkat nasional untuk memperingati Hari Santri pada 22 Oktober 2021 bertema "Hormat Bendera Menurut Hukum Islam” dan “Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam” yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), masih terus berlanjut. Banyak pihak yang mengkritik, namun adapula yang mendukung kompetisi tersebut.
Direktur Pusat Studi Pemikiran Pancasila (PSPP) Syaiful Arif mengaku sangat mendukung tema lomba penulisan artikel dalam rangka peringatan Hari Santri oleh BPIP. Tema lomba penulisan artikel yang diangkat BPIP dianggapnya sudah tepat untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan santri.
Baca juga: Peringati HUT ke-60, Jokowi Minta Pramuka Indonesia Jadi Pelopor Disiplin Prokes
"Kita memang harus melihat konteks dari lomba ini. Ini konteksnya dalam rangka peringatan hari santri nasional. Maka tema yang dipilih spesifik Islam," kata Syaiful Arif dalam keterangan pers, Minggu (15/8/2021).
Menurut Tenaga Ahli Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017-2018) ini, tema yang spesifik ini menjadi pelengkap dari program BPIP yang lain, misalnya Lomba Penulisan Artikel Pancasila dengan tema Ketauladanan Pancasila oleh ASN, Lomba Pidato Hari Kelahiran Pancasila dengan peserta para pelajar dari SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.
Dengan demikian, kata dia, BPIP tidak hanya mengadakan lomba khusus tema Islam, tetapi juga telah mengadakan lomba-lomba kebangsaan untuk semua kalangan. "Saya tahu ini karena saya menjadi juri dari salah satu lomba tersebut," terangnya.
Baca juga: Polemik Lomba Artikel BPIP, Ketua PP Muhammadiyah: Tema Korupsi-Kerusakan Moral Jauh Lebih Penting
Direktur Pusat Studi Pemikiran Pancasila (PSPP) Syaiful Arif mengaku sangat mendukung tema lomba penulisan artikel dalam rangka peringatan Hari Santri oleh BPIP. Tema lomba penulisan artikel yang diangkat BPIP dianggapnya sudah tepat untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan santri.
Baca juga: Peringati HUT ke-60, Jokowi Minta Pramuka Indonesia Jadi Pelopor Disiplin Prokes
"Kita memang harus melihat konteks dari lomba ini. Ini konteksnya dalam rangka peringatan hari santri nasional. Maka tema yang dipilih spesifik Islam," kata Syaiful Arif dalam keterangan pers, Minggu (15/8/2021).
Menurut Tenaga Ahli Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017-2018) ini, tema yang spesifik ini menjadi pelengkap dari program BPIP yang lain, misalnya Lomba Penulisan Artikel Pancasila dengan tema Ketauladanan Pancasila oleh ASN, Lomba Pidato Hari Kelahiran Pancasila dengan peserta para pelajar dari SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.
Dengan demikian, kata dia, BPIP tidak hanya mengadakan lomba khusus tema Islam, tetapi juga telah mengadakan lomba-lomba kebangsaan untuk semua kalangan. "Saya tahu ini karena saya menjadi juri dari salah satu lomba tersebut," terangnya.
Baca juga: Polemik Lomba Artikel BPIP, Ketua PP Muhammadiyah: Tema Korupsi-Kerusakan Moral Jauh Lebih Penting
Lihat Juga :