Mahasiswa FK-UB: Cabai Puyang Sangat Ampuh untuk Mengobati Nyeri Otot
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
“Cabai puyang mengandung piperin sebanyak 21,33 mg/g. Angka tersebut cukup besar bila dibandingkan dengan piperin pada buah sirih yang hanya 9,22 mg/g. Piperin pada cabai puyang dinilai sebagai senyawa terpedas di antara komposisi lainnya sekaligus mampu mengatasi peradangan. Hal ini didukung pula dengan sifat alami cabai puyang yang hampir tidak menimbulkan efek samping,” jelas Ajeng.
Melalui studi pustaka yang dilakukan oleh tim ini, Zahra menuturkan bahwa cabai puyang berwarna hijau dipilih sebagai bahan baku karena memiliki kadar piperin yang tinggi.
Cabai diolah dengan metode blansing HTST lalu dikeringkan dengan tray dryer. Piperin pada cabai puyang kemudian diekstrak, diisolasi, dan diuji kemurniannya secara kualitatif dan kuantitatif. Ekstrak piperin lalu diolah menjadi balsam dan diuji efektivitasnya melalui beberapa jenis pengujian.
Harapannya, penelitian terkait potensi pemanfaatan piperin pada cabai puyang menjadi balsam dapat dikembangkan lebih lanjut oleh keempat mahasiswa ini.
Senyawa piperin pada cabai puyang diharapkan dapat menjadi komponen utama dalam pembuatan balsam yang efektif dalam mengobati nyeri otot. Penelitian ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai jual bagi para petani dan penggiat usaha melalui pemanfaatan cabai puyang yang lebih optimal.
Melalui studi pustaka yang dilakukan oleh tim ini, Zahra menuturkan bahwa cabai puyang berwarna hijau dipilih sebagai bahan baku karena memiliki kadar piperin yang tinggi.
Cabai diolah dengan metode blansing HTST lalu dikeringkan dengan tray dryer. Piperin pada cabai puyang kemudian diekstrak, diisolasi, dan diuji kemurniannya secara kualitatif dan kuantitatif. Ekstrak piperin lalu diolah menjadi balsam dan diuji efektivitasnya melalui beberapa jenis pengujian.
Harapannya, penelitian terkait potensi pemanfaatan piperin pada cabai puyang menjadi balsam dapat dikembangkan lebih lanjut oleh keempat mahasiswa ini.
Senyawa piperin pada cabai puyang diharapkan dapat menjadi komponen utama dalam pembuatan balsam yang efektif dalam mengobati nyeri otot. Penelitian ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai jual bagi para petani dan penggiat usaha melalui pemanfaatan cabai puyang yang lebih optimal.
(mpw)
Lihat Juga :