Ahli Gizi IPB University Ungkap Kehebatan Tahu bagi Kesehatan Tubuh

Senin, 06 September 2021 - 22:20 WIB
loading...
Ahli Gizi IPB University...
Guru Besar IPB University bidang Keamanan Pangan dan Gizi Masyarakat Prof Ahmad Sulaeman. Foto: Dok/Humas IPB University
A A A
JAKARTA - Selain lezat, tahu dikenal sebagai sumber protein nabati yang baik bagi pemenuhan nutrisi dan gizi tubuh. Makanan tradisional hasil fermentasi kacang kedelai ini bahkan menjadi alternatif pengganti daging.

Guru Besar IPB University bidang Keamanan Pangan dan Gizi Masyarakat Prof Ahmad Sulaeman menyebutkan, tren gaya hidup sehat telah menggiring masyarakat lebih sadar akan kesehatan pencernaan. Masyarakat mencari sumber protein berkelanjutan yang berasal dari nabati atau tumbuhan. Pemilihan tersebut mempertimbangkan keamanan, kesehatan, dan rasa yang sebanding dengan daging.

Baca juga: Inovasi Keren, Mahasiswa UGM Sulap Kulit Salak Jadi Permen Antidiabetes

“Tahu merupakan sumber makanan nabati bergizi tinggi dan pengganti protein hewani terbaik yang bebas asam lemak jenuh dan kolesterol,” ungkapnya melalui siaran pers, Senin (6/9/2021).

Menurutnya, di beberapa negara, tahu menjadi sumber protein utama untuk memenuhi kebutuhan protein. Konsumsi tahu masih bisa ditingkatkan, jumlah konsumsi per kapita sama dengan 18 kali konsumsi daging sapi yang hanya 0,0008 kilogram per kapita per minggu.

Dia menjelaskan, Tahu bukan hanya produk serbaguna yang dapat digunakan untuk aneka hidangan. Tahu juga dipenuhi oleh zat gizi yang vital dan manfaat kesehatan yang bisa dirasakan. Tahu menyediakan berbagai zat gizi yang penting dan manfaat fisiologis karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Baca juga: 15 Produk Inovasi UNAIR untuk Penanganan Covid-19 di Tanah Air

“Tahu juga mengandung lipid, vitamin, mineral, dan isoflavon. Karenanya, tahu dapat menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Bahkan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, dan sebagainya akibat konsumsi protein hewani yang tinggi, " jelasnya.

Dikatakannya, tahu memiliki energi yang sangat rendah sehingga cocok sebagai pilihan menu diet rendah kalori. Tahu dapat memenuhi sepertiga kebutuhan protein harian. Mutu gizi protein di dalam tahu juga hampir sama hebatnya dengan daging atau susu.

“Selain memberikan manfaat gizi yang baik, ternyata tahu memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa.Tahu dapat menjadi alternatif protein hewani dan menguatkan tulang. Selain itu baik bagi kesehatan otak dan mengurangi berbagai risiko penyakit kardiovaskular,” jelasnya.

Dikatakannya, produksi tahu yang bermutu, aman, dan higenis bergantung pada teknologi pengolahan yang digunakan. Sehingga selain manfaat gizi kesehatan yang diperoleh optimal, keracunan dan penyakit kronis juga dapat dicegah. Produsen memperoleh keuntungan maksimal dan terhindar dari jeratan hukum.

“Proses pengolahan ini akan sangat mempengaruhi mutu dan keamanan tahu, sehingga hal ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk memproduksi tahu dengan mutu yang tinggi, gizi tinggi, dan cita rasanya mantap. Karena dalam produksi tahu ini melibatkan berbagai tahapan yang kompleks seperti pemilihan kedelai, penggunaan penggumpal yang tepat, dan pengemasan tahu,” jelasnya.

Ditandaskannya, produsen perlu memahami titik kritis dalam pengolahan tahu. Untuk membuat produk tahu berkualitas tinggi, sangat penting untuk memahami secara sistematis faktor-faktor kritis yang mempengaruhi mutu tahu. Misalnya pada tahap koagulasi, yang melibatkan pemilihan koagulan. Mutu produk akhir dan rendemen tahu dapat dipengaruhi oleh tipe koagulan yang berbeda.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Rekomendasi
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Berita Terkini
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Infografis
Jarang Diketahui, Berikut...
Jarang Diketahui, Berikut Manfaat Daun Pinus bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved