Sampoerna Academy dan Dokter Spesialis Bagikan Tips Anak Ikuti PTM Terbatas

Selasa, 14 September 2021 - 10:44 WIB
loading...
Sampoerna Academy dan...
Sampoerna Academy menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Foto/Sampoerna Academy
A A A
JAKARTA - Sekolah Interkultural Sampoerna Academy telah melakukan persiapan menyeluruh berkaitan protokol kesehatan ketat sesuai panduan pemerintah dan standar nasional-internasional untuk mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, lebih efektif dan optimal.

“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan pembelajaran yang sehat, efektif, dan kondusif bagi seluruh siswa, guru,dan staf kami. Mengikuti peraturan otoritas daerah, maka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas sudah kami mulai di lokasi kampus Sampoerna Academy Sentul, BSD, dan Surabaya,” ungkap Dr. Mustafa Guvercin, School Director Sampoerna Academy dalam keterangan pers, Senin (13/9/2021).

Baca juga: PTM Terbatas, Nadiem dan Putra Nababan Blusukan Bareng di Sekolah Jaktim

Dr Spesialis Anak Lucky Yogasatria Sp.A membagikan beberapa hal yang harus disiapkan bagi orang tua yang memilih mengikutsertakan anak dalam sekolah tatap muka. "Mengikuti sekolah tatap muka memang perlu dipersiapkan dengan cukup matang, dimulai dengan kesiapan anak termasuk mengajarkan anak tentang kebiasaan baik di masa pandemi, seperti selalu menggunakan masker, cara mencuci tangan dengan benar, menutup mulut saat batuk atau bersin, dan selalu memantau kesehatan anak di rumah. Jika anak menunjukkan gejala penyakit tertentu, biarkan anak tinggal di rumah dan tidak pergi ke sekolah,” kata Lucky Yogasatria Sp.A.

Selain itu, dr Lucky juga mengingatkan orang tua untuk mengajarkan anak memperhatikan kebersihan makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Ini termasuk anjuran untuk membawa bekal dari rumah dan tidak berbagi alat makan yang sama dengan orang lain, serta mengedukasi anak untuk tidak melakukan diskriminasi atau merendahkan orang lain yang sakit di masa pandemi Covid-19.

Kemudian, sebelum berangkat sekolah setiap anak perlu sarapan dengan gizi seimbang, dalam kondisi sehat, menggunakan masker dengan baik, membawa masker cadangan, tempat pembungkus untuk masker kotor, hand sanitizer, serta lengkapi vaksinasi anak, bukan hanya vaksinasi Covid-19 bagi anak di atas 12 tahun, namun juga vaksinasi sesuai rekomendasi IDAI 2020.

Baca juga: Berprestasi di Usia Muda, Ini Sederet Prestasi Stanve di Kompetisi Global

Selama seminggu terakhir, hybrid learning mulai dijalankan di tiga kampus Sampoerna Academy yang berlokasi di Sentul, BSD Tangerang, dan Surabaya. Ketiga kampus ini telah mendapatkan perizinan untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dari pemerintah daerah dan dinas pendidikan terkait. Sementara, kampus Medan dan Jakarta masih menunggu arahan dan peraturan selanjutnya dari pemerintah setempat.

Sejalan dengan komitmen untuk terus memberikan pendidikan terbaik dalam lingkungan pembelajaran yang kondusif dan aman, Sampoerna Academy akan selalu mendukung kebijakan dan mengikuti seluruh aturan pemerintah serta dinas pendidikan dari setiap wilayah masing-masing kampus, terkait tata laksana pembelajaran tatap muka.

Salah satunya adalah jumlah siswa yang hadir langsung di sekolah, baik SD maupun SMP, hanya 25% - 35% dari total keseluruhan siswa atau kurang 50% dari jumlah siswa per kelas di setiap jenjang.

Selain itu, untuk memastikan seluruh proses pembelajaran berlangsung dengan aman dan efektif, seluruh guru Sampoerna Academy yang mengajar telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap serta melakukan SWAB PCR test maksimal 2x24 jam sebelum sekolah resmi dibuka.

Begitu juga dengan siswa yang akan menjalani Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dan masuk ke dalam kategori boleh menerima vaksin, telah memperoleh vaksinasi Covid-19.

Mengikuti sistem operasional sama, maka dipastikan seluruh kampus Sampoerna Academy telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standarisasi berlaku dan telah melewati proses inspeksi dan verifikasi dari agensi internasional SGS (Société Générale de Surveillance).

Sampoerna Academy juga melakukan langkah ekstra dengan menggunakan teknologi Ultra-Wide Band di seluruh lokasi kampus. Perangkat ini memberikan Real-Time Distance Alert yang membantu mengingatkan siswa untuk menjaga jarak aman (1.5 meter) selama berada di lingkungan sekolah, serta memiliki kemampuan Contact Tracing sehingga dapat memberikan informasi mengenai aktivitas interaksi yang terjadi antar pengguna.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved