Peneliti FMIPA UI Raih Pendanaan Riset Fisika Medis dari IAEA
Kamis, 23 September 2021 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: FMIPA UI Kembangkan MikoGrow, Digitalisasi Sistem Pantau Budidaya Jamur Tiram
Riset ini akan berjalan selama lima tahun dan akan dimulai pendanaannya pada tahun 2022. Kegiatan riset yang didanai akan fokus pada pembaharuan protokol internasional mengenai dosimetri radiasi pada aplikasi radiologi diagnostik dan intervensional.
Dia menjelaskan, proses persiapan proposalnya sendiri dilakukan sejak awal tahun 2021, yaitu setelah IAEA mengumumkan akan mengevaluasi protokol internasional mengenai dosimetri radiasi pada radiologi dan membuka kesempatan kontribusi dari Fisikawan medik di seluruh dunia melalui program Coordinated Research Project (CRP) ini.
Dalam penyusunannya, dia banyak berdiskusi dan berkonsultasi dengan anggota tim, termasuk Prof. Djarwani yang pada 2015-2018 telah berpengalaman menjadi CSI di penelitian CRP yang lain.
"Diterimanya proposal kami berarti ide yang kami usung dinilai relevan dengan kebutuhan internasional akan konsep dosimetri radiasi di bidang radiologi diagnostik dan intervensional," ujar mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Fisika FMIPA UI.
Riset ini akan berjalan selama lima tahun dan akan dimulai pendanaannya pada tahun 2022. Kegiatan riset yang didanai akan fokus pada pembaharuan protokol internasional mengenai dosimetri radiasi pada aplikasi radiologi diagnostik dan intervensional.
Dia menjelaskan, proses persiapan proposalnya sendiri dilakukan sejak awal tahun 2021, yaitu setelah IAEA mengumumkan akan mengevaluasi protokol internasional mengenai dosimetri radiasi pada radiologi dan membuka kesempatan kontribusi dari Fisikawan medik di seluruh dunia melalui program Coordinated Research Project (CRP) ini.
Dalam penyusunannya, dia banyak berdiskusi dan berkonsultasi dengan anggota tim, termasuk Prof. Djarwani yang pada 2015-2018 telah berpengalaman menjadi CSI di penelitian CRP yang lain.
"Diterimanya proposal kami berarti ide yang kami usung dinilai relevan dengan kebutuhan internasional akan konsep dosimetri radiasi di bidang radiologi diagnostik dan intervensional," ujar mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Fisika FMIPA UI.
Lihat Juga :