Mahasiswa Tel-U Ciptakan Aplikasi 'Tuli Jalan-Jalan' untuk Penyandang Disabilitas
Senin, 27 September 2021 - 18:08 WIB
loading...
Mahasiswa Telkom University (Tel-U) membuat aplikasi untuk membantu penyandang disabilitas untuk memiliki akses terhadap fasilitas di tempat wisata. Foto/Dok/Tel-U
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Telkom University (Tel-U) dan rekan membuat sebuah aplikasi untuk membantu penyandang disabilitas terutama bagi yang Tuli, untuk memiliki akses terhadap fasilitas di tempat wisata. Aplikasi ini Bernama Tuli Jalan-Jalan (TJJ) dan sempat diikutsertakan dalam kompetisi Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021.
Menariknya, aplikasi ini dikembangkan oleh 5 Mahasiswa Tuli dengan anggota Ghausu Silmi (Telkom University), Muhammad Ilham Faisal (Telkom University), Puji Raharjo (STMIK Bandung), Refina Nuraini Ultari (Universitas Pendidikan Indonesia), dan Hani Rahmawati (Universitas Islam Nusantara).
Baca juga: Peneliti UI Raih Pendanaan Riset Fisika Medis Rp500 Juta dari Badan Atom Dunia
“Aplikasi ini kabarnya mulai dikembangkan sejak Juli 2021 saat mengikuti kelas KBKM selama dua bulan, saat itu proses pengerjaannya dilakukan secara daring dan luring.” menurut Ghausu Silmi, salah satu tim pengembangan aplikasi Tuli Jalan-Jalan, dalam keterangan pers, Senin (27/9/2021).
Aplikasi ini telah diuji coba di Kampung Adat Cireundeu di sekitar daerah Kota Cimahi, Desa Cireundeu, pada 18 September 2021.
Menariknya, aplikasi ini dikembangkan oleh 5 Mahasiswa Tuli dengan anggota Ghausu Silmi (Telkom University), Muhammad Ilham Faisal (Telkom University), Puji Raharjo (STMIK Bandung), Refina Nuraini Ultari (Universitas Pendidikan Indonesia), dan Hani Rahmawati (Universitas Islam Nusantara).
Baca juga: Peneliti UI Raih Pendanaan Riset Fisika Medis Rp500 Juta dari Badan Atom Dunia
“Aplikasi ini kabarnya mulai dikembangkan sejak Juli 2021 saat mengikuti kelas KBKM selama dua bulan, saat itu proses pengerjaannya dilakukan secara daring dan luring.” menurut Ghausu Silmi, salah satu tim pengembangan aplikasi Tuli Jalan-Jalan, dalam keterangan pers, Senin (27/9/2021).
Aplikasi ini telah diuji coba di Kampung Adat Cireundeu di sekitar daerah Kota Cimahi, Desa Cireundeu, pada 18 September 2021.
Lihat Juga :