Merespons Disrupsi Pendidikan Akibat Pandemi, FITK UIN Jakarta Gelar 7th ICEMS
Kamis, 07 Oktober 2021 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Konfrensi tahunan yang berlangsung sejak 2014 tahun ini, mengusung tema “Embracing the New Normal: Changing Roles of Teachers and Technologies in Shifting Education Landscape”. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Sururin, M.Ag mengungkapkan topik yang tahun ini diangkat oleh ICEMS sangat penting karena banyak lembaga pendidikan berusaha mengatur strategi dan beradaptasi dengan arah pendidikan saat ini dan masa depan, di seluruh dunia.
“Saya percaya, kolaborasi di bidang Pendidikan dapat membawa perubahan signifikan di masa depan, khususnya di Indonesia,” papar Sururin,
Konferensi yang merupakan program unggulan FITK ini menghadirkan pidato kunci dari Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. Selain itu, narasumber dari berbagai negara seperti Prof. Simon Bedford (Western Sydney University, Australia), Dr. Idle Farah (Umma University, Kenya), Prof. Dr. Ismi Arif Ismail (Universiti Putra Malaysia, Malaysia), Robin Ersing, Ph.D. (University of South Florida, Amerika Serikat), Dr. Philip Henry (University of Derby, UK), Muhammad Zuhdi, Ph.D. dan Didin Nuruddin Hidayat, PhD (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia).
Konfrensi yang berlangsung secara virtual ini, dirancang untuk mengeksplorasi isu-isu kritis dan tantangan, serta berbagi pengalaman praktik terbaik selama pandemi terutama di bidang kurikulum, evaluasi, kebijakan pendidikan, perencanaan pembelajaran dan pengelolaan kelas, pengembangan profesionalitas guru, metode dan strategi pembelajaran di masa pandemi.
“Harapannya, kita dapat menawarkan cara-cara inovatif untuk meminimalkan bahaya kehilangan pembelajaran dan memaksimalkan potensi belajar siswa” Pungkas Kustiwan Syarief, selaku ketua ICEMS.
“Saya percaya, kolaborasi di bidang Pendidikan dapat membawa perubahan signifikan di masa depan, khususnya di Indonesia,” papar Sururin,
Konferensi yang merupakan program unggulan FITK ini menghadirkan pidato kunci dari Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. Selain itu, narasumber dari berbagai negara seperti Prof. Simon Bedford (Western Sydney University, Australia), Dr. Idle Farah (Umma University, Kenya), Prof. Dr. Ismi Arif Ismail (Universiti Putra Malaysia, Malaysia), Robin Ersing, Ph.D. (University of South Florida, Amerika Serikat), Dr. Philip Henry (University of Derby, UK), Muhammad Zuhdi, Ph.D. dan Didin Nuruddin Hidayat, PhD (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia).
Konfrensi yang berlangsung secara virtual ini, dirancang untuk mengeksplorasi isu-isu kritis dan tantangan, serta berbagi pengalaman praktik terbaik selama pandemi terutama di bidang kurikulum, evaluasi, kebijakan pendidikan, perencanaan pembelajaran dan pengelolaan kelas, pengembangan profesionalitas guru, metode dan strategi pembelajaran di masa pandemi.
“Harapannya, kita dapat menawarkan cara-cara inovatif untuk meminimalkan bahaya kehilangan pembelajaran dan memaksimalkan potensi belajar siswa” Pungkas Kustiwan Syarief, selaku ketua ICEMS.
(mpw)
Lihat Juga :