Jokowi Tak Ingin Mahasiswa Dipagari Program Studi
Rabu, 13 Oktober 2021 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga yang namanya mahasiswa harus paham semua. Paham matematika, paham statistik, bahasa, ilmu komputer. Dan bahasa itu bukan bahasa Inggris saja tapi bahasa coding lebih penting lagi ke depan," katanya.
Ke depan, kata Jokowi, juga akan banyak jenis pekerjaan baru yang hilang. Namun, pada saat yang sama muncul model pekerjaan baru.
Baca juga: Seiring Kebutuhan Dunia Industri, Program Studi Informatika Sangat Diminati
"Sekarang para pemilik uang mengelola sendiri uangnya dengan e-payment. Credit assesor sangat banyak tapi sudah terjadi dan ke depan akan lebih banyak terjadi lagi, akan berubah menjadi fintech. Penerjemah sudah sangat mudah sekali sekarang dan ke depan akan menjadi aplikasi translation. Insinyur bisa diganti nantinya, hati-hati dengan advanced robotic," papar Jokowi seraya mengatakan mahasiswa harus disiapkan untuk selalu siap belajar dan siap menghadapi perubahan.
Ke depan, kata Jokowi, juga akan banyak jenis pekerjaan baru yang hilang. Namun, pada saat yang sama muncul model pekerjaan baru.
Baca juga: Seiring Kebutuhan Dunia Industri, Program Studi Informatika Sangat Diminati
"Sekarang para pemilik uang mengelola sendiri uangnya dengan e-payment. Credit assesor sangat banyak tapi sudah terjadi dan ke depan akan lebih banyak terjadi lagi, akan berubah menjadi fintech. Penerjemah sudah sangat mudah sekali sekarang dan ke depan akan menjadi aplikasi translation. Insinyur bisa diganti nantinya, hati-hati dengan advanced robotic," papar Jokowi seraya mengatakan mahasiswa harus disiapkan untuk selalu siap belajar dan siap menghadapi perubahan.
(zik)
Lihat Juga :