Ornamen Header
5 Prokes untuk PTM Terbatas yang Aman dan Nyaman
5 Prokes untuk PTM Terbatas yang Aman dan Nyaman
Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolahnya. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Intip 5 protokol kesehatan apa saja yang harus dilakukan ketika Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas digelar. PTM Terbatas di sekolah ini memang telah diizinkan oleh pemerintah terutama di wilayah PPKM level 1-3.

Dalam prakteknya, aktivitas belajar mengajar tidak dilakukan layaknya waktu normal melainkan ada batasan yang harus dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di masa pandemi.

Baca juga: Seleksi Guru PPPK Tahap II Segera Dibuka, Pendaftaran Akun di Portal SSCASN

Untuk melaksanakan PTM Terbatas, sekolah wajib memahami dan menaati panduan PTM Terbatas di dalam Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).



Sebelumnya Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan potensi memudarnya capaian belajar (learning loss) dan memburuknya kesehatan psikis anak-anak Indonesia akan semakin besar jika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) terus berlangsung.

Untuk itu, pemerintah terus mendorong terselenggaranya PTM Terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat dan strategi pengendalian Covid-19 di sekolah-sekolah.

Baca juga: Ini Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi dari Dosen Psikologi Unair

Melansir instagram resmi Kemendikbudristek di @kemdikbud.ri, Rabu (13/10/2021), berikut ini adalah 5 protokol kesehatan agar kegiatan PTM terbatas di sekolah aman dan nyaman bagi siswa dan juga gurunya.

1. Rajin Mencuci Tangan
Dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer dengan kadar alkohol minimum 60%.
halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!