PGRI: Antarkan Anak-anak ke Masa Depan, Bukan ke Rumah Sakit
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Dengan pergerakan orang yang semakin tinggi di masa kenormalan baru tentu membuka kemungkinan orang di zona merah berkunjung ke zona hijau. Bisa juga sekolahnya berada di zona hijau, tapi ada siswa dan guru yang tinggal di zona merah. Ini membuka kemungkinan penyebaran atau penularan virus Sars Cov-II di sekolah.
“Menentukan anak masuk sekolah itu tidak boleh grasa-grusu. Kalau rumah itu diibaratkan madrasah pertama, jangan terlalu khawatir ketika anak di rumah dengan PJJ. Namun harus disempurnakan (PJJ),” terang Dudung. (Baca juga: Soal Pembukaan Sekolah, Pemerintah Jangan Grasa-grusu)
Saat ini sebaiknya mengutamakan kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem pendidikan. “Kesehatan anak didik yang utama. Antarkan anak-anak ke masa depan bukan antarkan ke puskesmas atau rumah sakit,” tegasnya.
“Menentukan anak masuk sekolah itu tidak boleh grasa-grusu. Kalau rumah itu diibaratkan madrasah pertama, jangan terlalu khawatir ketika anak di rumah dengan PJJ. Namun harus disempurnakan (PJJ),” terang Dudung. (Baca juga: Soal Pembukaan Sekolah, Pemerintah Jangan Grasa-grusu)
Saat ini sebaiknya mengutamakan kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem pendidikan. “Kesehatan anak didik yang utama. Antarkan anak-anak ke masa depan bukan antarkan ke puskesmas atau rumah sakit,” tegasnya.
(kri)
Lihat Juga :