Waspada Kejahatan Digital, Ini Tips Berinternet Sehat dan Aman dari Peneliti IPB

Senin, 01 November 2021 - 13:43 WIB
loading...
Waspada Kejahatan Digital,...
Peneliti di CARE IPB University Adi Firmansyah. Foto/Dok IPB University
A A A
JAKARTA - Peneliti di CARE IPB University Adi Firmansyah meminta masyarakat supaya meningkatkan kehati-hatian dalam menggunakan internet. Ia menyarankan supaya masyarakat dapat menggunakan internet secara sehat dan aman.

“Saat ini kejahatan digital semakin meningkat, karenanya masyarakat harus meningkatkan kehati-hatian dan menggunakan internet secara sehat dan aman,” ujar Adi Firmansyah dalam webinar nasional literasi digital melalui siaran pers, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Borong 54 Medali, UGM Kembali Juara Umum Pimnas ke 4 Kalinya

Selain itu, ujar mahasiswa doctoral IPB University ini, masyarakat juga harus lebih melek digital, termasuk memberikan edukasi teknologi digital sejak dini kepada anak-anak.

“Salah satu cara agar kita terhindar dari kejahatan digital adalah berperilaku sehat dan aman dalam berinternet. Berinternet sehat adalah penggunaan internet secara berhati-hati, mengakses informasi yang baik-baik dan tidak mengakses hal-hal yang berbau negatif,” katanya.

Ia juga mengatakan, berinternet sehat juga berarti aktivitas internet yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna internet, secara kriteria umur, profesi maupun yang lainnya.

Baca juga: 6 Pilihan Profesi buat Lulusan Teknik Informatika

Dalam kesempatan ini, mahasiswa IPB University itu memberikan tips agar masyarakat dapat berinternet secara sehat dan aman.

Ia menyarankan supaya masyarakat tidak memposting data atau informasi pribadi, seperti kartu identitas (KTP, KK), nama ayah/ibu, tanggal lahir, maupun alamat lengkap. Ia juga menyarankan supaya menggunakan password akun yang kuat.

“Gunakan perangkat terpercaya, dan pastikan selalu logout atau sign out setelah online di perangkat publik atau pihak lain,” terangnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyarankan supaya berhati-hati merespons email dari pengirim yang tidak dikenal (spam) dan tidak membuka link yang diberikan. Ia juga menyarankan supaya hati-hati menggunakan WIFI gratis yang tidak jelas.

“Kita perlu memilih aplikasi yang aman, dan tidak sembarang mengunduh file. Jangan mengakses konten ilegal, seperti pornografi, perjudian, rasisme, pelecehan SARA, dan aktifkan verifikasi dua langkah untuk mengamankan akun media sosial kita,” kata Adi Firmansyah.

Lebih lanjut, Adi mengatakan bahwa kelompok yang sangat rentan menjadi korban kejahatan digital adalah anak-anak. Oleh karena itu, orang tua perlu hadir untuk membimbing dan mengawasi putra-putrinya.

Adi memaparkan tips berinternet sehat yang perlu diketahui orang tua agar anak-anak terhindar dari kejahatan digital. Ia menerangkan supaya orang tua menyediakan waktu untuk berkomunikasi atau dialog secara terbuka dengan anak, dan memberikan informasi tentang risiko-risiko di ruang digital.

Ia juga menyarankan supaya orang tua bisa mendampingi anak saat mengakses internet, dan sebaiknya anak-anak mengakses internet di ruangan rumah yang terbuka.“Berikan edukasi kepada anak untuk berperilaku baik dan berikan anak ruang untuk berekspresi di ruang digital,” papar Adi.

Ia juga meminta para orang tua untuk memberitahu anak supaya melapor jika melihat atau mengalami masalah di internet.

Ia menyarankan agar orang tua bisa mengatur jadwal penggunaan internet, mengaktifkan pengaturan kontrol orang tua atau download Google Family Link, mengaktifkan Safe Search di Browser Google dan mengaktifkan Mode Terbatas pada YouTube.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
Pantang Menyerah, Peserta...
Pantang Menyerah, Peserta UTBK 2026 Ini Ujian Pakai Kursi Roda di IPB
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Berita Terkini
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
MNC University dan Universitas...
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
Segera Dibuka, Begini...
Segera Dibuka, Begini Ketentuan dan Jadwal Jalur Domisili di SPMB Jakarta 2026
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Infografis
Waspada! Ini Penyebab...
Waspada! Ini Penyebab dan Pemicu Penyakit Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved