Wujudkan Mimpi yang Tertunda, Wisudawan Unpad Ini Berhasil Raih Doktor di Usia 73 Tahun
Jum'at, 05 November 2021 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Padahal, sebelum menjadi anggota legislatif, Imam tercatat sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi di Jakarta.
“Sebagai pengajar, saya terhenti saat saya masuk ke DPR. Sekarang ketika sudah tidak jadi anggota, saya sulit menjadi dosen lagi karena terkendala usia,” ujarnya.
Politik menjadi salah satu aktivitas yang disukainya. Hal ini pula yang mendorong Imam untuk mengambil studi komunikasi pada jenjang Magister maupun Doktor. Pada program Doktor Ilmu Komunikasi Unpad, Imam pun mengambil spesifikasi pada komunikasi politik.
Menurutnya,komunikasi merupakan ilmu yang penting dipelajari, khususnya oleh para politikus. Banyak kekeliruan yang terjadi oleh pemerintah, salah satunya disebabkan oleh ketidakmampuan pemimpin negara melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, utamanya kepada rakyat.
“Banyak informasi penting tidak tersampaikan dengan benar, sehingga menjadi berita simpang siur, hingga akhirnya menyebabkan terjadinya konflik,” jelas Imam.
Karena itu, usai meraih gelar Doktor, ia bersama koleganya akan membuat sekolah politik. Sekolah ini diperuntukkan untuk menyiapkan kader agar menjadi calon anggota legislatif periode 2024 mendatang.
“Mungkin ilmu yang saya dapatkan dari Unpad ada manfaatnya di sekolah politik ini,” pungkasnya.
“Sebagai pengajar, saya terhenti saat saya masuk ke DPR. Sekarang ketika sudah tidak jadi anggota, saya sulit menjadi dosen lagi karena terkendala usia,” ujarnya.
Politik menjadi salah satu aktivitas yang disukainya. Hal ini pula yang mendorong Imam untuk mengambil studi komunikasi pada jenjang Magister maupun Doktor. Pada program Doktor Ilmu Komunikasi Unpad, Imam pun mengambil spesifikasi pada komunikasi politik.
Menurutnya,komunikasi merupakan ilmu yang penting dipelajari, khususnya oleh para politikus. Banyak kekeliruan yang terjadi oleh pemerintah, salah satunya disebabkan oleh ketidakmampuan pemimpin negara melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, utamanya kepada rakyat.
“Banyak informasi penting tidak tersampaikan dengan benar, sehingga menjadi berita simpang siur, hingga akhirnya menyebabkan terjadinya konflik,” jelas Imam.
Karena itu, usai meraih gelar Doktor, ia bersama koleganya akan membuat sekolah politik. Sekolah ini diperuntukkan untuk menyiapkan kader agar menjadi calon anggota legislatif periode 2024 mendatang.
“Mungkin ilmu yang saya dapatkan dari Unpad ada manfaatnya di sekolah politik ini,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :