Bappenas Dorong Pencegahan Obesitas untuk Hindari Gangguan Hipertensi dan Diabetes
Jum'at, 12 November 2021 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, angka obesitas di kategori anak-anak (usia 5-12 tahun) juga tidak kalah tinggi. Elvieda mengatakan sekitar satu dari lima anak-anak mempunyai kelebihan berat badan atau obesitas. Angka tersebut setara dengan 20 persen populasi anak-anak di Indonesia. Menurut Elvieda, obesitas harus ditangani. Sebab menjadi faktor pemicu munculnya penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.
Ada sejumlah strategis dalam menangani masalah obesitas. Di antaranya adalah melalui edukasi dan penyuluhan. Kemudian juga identifikasi atau deteksi dini. Caranya dengan mengukur indeks massa tubuh dan lingkar perut. Kemudian bagi orang obesitas yang sudah muncul keluhan penyakit, maka harus segera ditangani.
"Tantangan (penanganan obesitas, Red) masih ada saja. Di antaranya adalah rendahnya kesadaran masyarakat. Kemudian cakupan upaya deteksi dini yang masih rendah. Selain itu transisi teknologi menurutnya juga memicu obesitas,”pungkasnya.
Ada sejumlah strategis dalam menangani masalah obesitas. Di antaranya adalah melalui edukasi dan penyuluhan. Kemudian juga identifikasi atau deteksi dini. Caranya dengan mengukur indeks massa tubuh dan lingkar perut. Kemudian bagi orang obesitas yang sudah muncul keluhan penyakit, maka harus segera ditangani.
"Tantangan (penanganan obesitas, Red) masih ada saja. Di antaranya adalah rendahnya kesadaran masyarakat. Kemudian cakupan upaya deteksi dini yang masih rendah. Selain itu transisi teknologi menurutnya juga memicu obesitas,”pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :