Pendidikan Berpikir Tingkat Tinggi Indonesia Tertinggal 20 Tahun dari Malaysia
Rabu, 24 November 2021 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, Tim Peneliti Program Studi Pendidikan Ekonomi FPEB pada 2016 pernah melakukan penelitian. Melibatkan responden guru-guru ekonomi di kota Bandung. Hasilnya menunjukan bahwa hanya 46% guru yang pernah mencoba menerapkan pendekatan dan model pembelajaran berbasis KBTT sesuai dengan harapan kurikulum 2013.
Baca juga: 5 Tips untuk Mendapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Demikian pula, dalam aspek evaluasi pembelajaran. Penelitian yang dilakukan dalam rentang waktu 2017-2018, melaporkan bahwa sebanyak 80% guru ekonomi mengalami kesulitan dalam mengembangkan instrumen untuk mengukur KBTT. Berdasarkan persepsi siswa, hanya 8% soal yang dibuat guru dapat mengukur KBTT.
Selanjutnya dilaporkan pula bahwa hanya 12% soal yang dibuat guru yang berada pada jenjang kognitif tinggi, sedangkan 88% lainnya berada pada jenjang kognitif rendah dan menengah. Temuan ini merefleksikan adanya defisit kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen penilaian berbasis KBTT.
"Karena itu kita harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dengan membuat perencanaan dan penerapan KBTT. Kemudian meningkatkan SDM tenaga pengajar," imbuh dia.
Baca juga: 5 Tips untuk Mendapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Demikian pula, dalam aspek evaluasi pembelajaran. Penelitian yang dilakukan dalam rentang waktu 2017-2018, melaporkan bahwa sebanyak 80% guru ekonomi mengalami kesulitan dalam mengembangkan instrumen untuk mengukur KBTT. Berdasarkan persepsi siswa, hanya 8% soal yang dibuat guru dapat mengukur KBTT.
Selanjutnya dilaporkan pula bahwa hanya 12% soal yang dibuat guru yang berada pada jenjang kognitif tinggi, sedangkan 88% lainnya berada pada jenjang kognitif rendah dan menengah. Temuan ini merefleksikan adanya defisit kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen penilaian berbasis KBTT.
"Karena itu kita harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dengan membuat perencanaan dan penerapan KBTT. Kemudian meningkatkan SDM tenaga pengajar," imbuh dia.
(mpw)
Lihat Juga :