50 Siswa Madrasah Bersaing Ketat Jadi Duta Harmoni Nasional
Sabtu, 27 November 2021 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Ramdhani menilai, penggunaan Duta Harmoni ini menjadi strategi Kemenag menanamkan moderasi beragama di kalangan milenial. Penyasaran kalangan milenial penting karena di era teknologi digital ini, banyak konten di platform media sosial yang menyesatkan. Bahkan jika tak hati-hati, kalangan milenial yang merupakan pengguna aktif digital (digital native) ini bisa terjebak dan terpapar dengan ideologi berpaham ekstremisme.
“Jika mereka turut mengamplifikasi konten-konten negatif, hal itu kian membahayakan pada kesatuan bangsa. Atas dasar itu, kalangan milenial terus disasar agar memiliki pemahaman kebangsaan yang benar dan komprehensif,” tandasnya.
Direktur KSKK Kemenag Muh Isom Yusqi mengungkapkan, Duta Harmoni bertujuan untuk menanamkan pemahaman kalangan muda agar sudah terbiasa dengan keragaman yang ada di Indonesia. Mereka diajarkan untuk memuliakan manusia tanpa membedakan agama, warna kulit, daerah, suku, bahasa dan dan lain sebagainya.
“Untuk itu, kader-kader Duta Harmoni ini akan terus kita gencarkan. Kita yakin investasi ini akan berdampak baik terhadap Indonesia di masa mendatang,” terangnya.
“Jika mereka turut mengamplifikasi konten-konten negatif, hal itu kian membahayakan pada kesatuan bangsa. Atas dasar itu, kalangan milenial terus disasar agar memiliki pemahaman kebangsaan yang benar dan komprehensif,” tandasnya.
Direktur KSKK Kemenag Muh Isom Yusqi mengungkapkan, Duta Harmoni bertujuan untuk menanamkan pemahaman kalangan muda agar sudah terbiasa dengan keragaman yang ada di Indonesia. Mereka diajarkan untuk memuliakan manusia tanpa membedakan agama, warna kulit, daerah, suku, bahasa dan dan lain sebagainya.
“Untuk itu, kader-kader Duta Harmoni ini akan terus kita gencarkan. Kita yakin investasi ini akan berdampak baik terhadap Indonesia di masa mendatang,” terangnya.
(mpw)
Lihat Juga :