Usung Astrocamlite, Tim Mahasiswa UIN Mataram Melaju ke Grand Final OASE PTKI 2021

Sabtu, 27 November 2021 - 18:50 WIB
loading...
Usung Astrocamlite, Tim Mahasiswa UIN Mataram Melaju ke Grand Final OASE PTKI 2021
Tim Mahasiswa dari Prodi Ilmu Falak Fakultas Syariah UIN Mataram tembus Grand Final Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) PTKI I 2021. Foto/SINDOnews/Purwadi
A A A
ACEH - Tim Mahasiswa dari Prodi Ilmu Falak Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram tembus Grand Final Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) PTKI I 2021. Inovasi mahasiswa UIN Mataram berupa 'Astrocamlite' berbasis ESP32-Cam merupakan karya perdana dan langsung diikutkan dalam kompetisi nasional.

"Astrocamelite merupakan karya orisinil mahasiswa Prodi Ilmu Falak dan langsung diikutkan dalam lomba. Alhamdulillah masuk grand final dan mudah-mudahan bisa menjuarai kompetisi ini," kata Mohammad Awaludin, Dosen Ilmu Falak UIN Mataram yang juga tim pendamping peserta lomba, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Jadi Tuan Rumah, UIN Ar Raniry Targetkan Juara Umum OASE PTKI 2021

Karya inovasi tersebut masuk dalam Astronomi Islam yang berhasil tembus grand final pada ajang Olimpiade Agama, Sains dan Riset (Oase) PTKI ke I yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Nanggroe Aceh Darussalam pada 25 hingga 28 November 2021.

Awaludin menyebutkan,3 mahasiswa Prodi Ilmu Falak yang masuk grand final kompetisi bidang inovasi astronomi adalah Nur Fajriani Zuriah, Ramlan, dan Irfan. Dalam kompetisi tersebut, ketiga mahasiswa ini didampingi langsung oleh Wakil Rektor UIN Mataram Dr H. Subhan, Kaprodi Ilmu Falak Dr. Arino Bemi Sado, dan official kontingen Saprudin dan Mohammad Awaludin.

Dosen Ilmu Falak ini menjelaskan, inovasi mahasiswa bernama Astrocamlite berbasis ESP32-Cam ini awalnya digunakan untuk mempermudah proses perkuliahan selama masa pandemi Covid-19. Di mana mahasiswa tidak boleh berkumpul untuk melakukan observasi lapangan sehingga mereka berinisiatif membuat inovasi sendiri dengan sistem IoT.



Baca juga: Menag: Siswa Butuh Guru yang Thinking Out of The Box

"Kamera mini ini kami internetkan jadi internet of think, sehingga apa yang kami amati secara mandiri di observatorium falak ini bisa diamati juga oleh mahasiswa dari rumah. Sehingga, pembelajaran jarak jauh bisa tetap berjalan dengan baik dan pengamatan bisa dilakuka dengan baik," jelasnya.

Kaprodi Ilmu Falak Faklutas Syariah UIN Mataram Dr. Arino Bemi Sado menambahkan, Astrocamlite ini original buah karya dari mahasiswa Prodi Ilmu Falak dan bukan pembaharuan atau mencontek karya orang lain. Sehingga, hasil karya ini sangat layak untuk diikutkan dalam perlombaan tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

"Ini murni original karya mahasiswa. Jadi hanya ada 10 karya inovasi astronomi yang diambil secara nasional dan alhamdulillah kami yang salah satunya. Ke depan masih ada pengembangan yang harus dilakukan. Sekarang masih dalam tahap uji coba dulu dan diikutkan dalam kompetisi ini," terangnya.

Sebagaimana diketahui, OASE 1 2021 merupakam transformasi dari kegiatan Ditjen Pendidikan Islam Kemenag yang semula bernama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR)yang kemudian dikembangkan menjadi dua even yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).
(mpw)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1408 seconds (10.177#12.26)