Mahasiswa ITS Buat Inovasi Agar Laut Bebas Mikroplastik

Minggu, 05 Desember 2021 - 21:54 WIB
loading...
Mahasiswa ITS Buat Inovasi...
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Foto/Dok/Humas ITS
A A A
JAKARTA - Limbah di laut semakin berbahaya karena pencemaran limbah plastic yang terdegradasi menjadi mikroplastik. Berangkat dari kondisi ini mahasiswa ITS pun membuat inovasi filter air tercemar mikroplastik berbasis Bulk Acoustic Wave (BAW).

Berdasarkan Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke laut Indonesia setiap tahunnya.

Baca juga: Ini 8 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Paling Menjanjikan bagi Wanita

Sampah plastik tersebut akan terdegradasi menjadi mikroplastik dan berpotensi mengontaminasi biota laut. “Belum ada teknologi yang diterapkan pemerintah Indonesia dalam penanganan dan pengurangan mikroplastik,” ungkap Ketua Tim Arkilaus Bellinus Felle melalui siaran pers, Sabtu (4/12/2021).

Billy menjelaskan, filter karya timnya tersebut memanfaatkan gelombang akustik yang bersumber dari pengeras suara atau speaker. Gelombang akustik inilah yang akan mendorong partikel-partikel mikroplastik, sehingga dapat terseparasi dari air laut.

“Karena ukurannya sangat kecil sehingga dibutuhkan metode khusus dalam penyaringan partikel mikroplastik,” jelasnya.

Baca juga: 5 Persiapan Lulus Kuliah yang Mahasiswa Wajib Tahu

Alat ini mampu menyaring semua jenis dan bentuk mikroplastik yang terkandung dalam air laut maupun air tawar. Dengan memanfaatkan teknologi gelombang akustik, alat ini tidak lagi memerlukan saringan mekanis sehingga tak perlu membersihkan filter secara berkala dan pemakaian lebih tahan lama.

“Inovasi ini mewujudkan poin 14 SDGs (Sustainable Development Goals) tentang menjaga ekosistem laut,” ucap salah satu wisudawan ITS pada Oktober lalu ini.

Cara kerja alat ini diawali dengan memompa air hingga mengalir masuk ke dalam alat melalui pipa akrilik. Air laut akan dialirkan melewati 2 speaker full range yang mengapit pipa akrilik di tengah. Speaker tersebut akan menimbulkan gaya dorong yang disebut dengan acoustophoretic force.

“Frekuensi pada speaker sebesar 6,813 Hz untuk mendapatkan efisiensi tertinggi,” terang alumnus Departemen Teknik Fisika ini.

Lebih dalam, Billy mengatakan bahwa di ujung alat terdapat tiga cabang pipa. Partikel mikroplastik akan terpusat ke jalur pipa bagian tengah, sementara air yang berhasil terfiltrasi akan disalurkan ke laut melalui pipa ujung kanan dan ujung kiri.

“Alat ini memerlukan waktu 1-2 menit untuk menyaring partikel dengan efisiensi hingga 71 %,” ungkap lelaki kelahiran Balikpapan 1998 ini.

Billy menjelaskan tekanan air, kecepatan alir, dan waktu kontak antar partikel perlu disesuaikan agar air dapat teralirkan ke jalur kanan dan kiri serta tidak kembali bercampur dengan mikroplastik. “Perhitungan dan simulasi dilakukan dengan software Matlab,” tambahnya.

Bersama ketiga anggota tim yang seluruhnya dari Departemen Teknik Fisika, yaitu Berliana Nur Indah Sari, Laila Sifha Urrohma, dan Dian Permana, Billy mengusulkan inovasi bertajuk Rancang Bangun Alat Penyaring Air Tercemar Mikroplastik Berbasis Bulk Acoustic Wave.

Dengan bimbingan dosen Departemen Teknik Fisika Dr Dhany Arifianto ST MEng, tim ini berhasil menyabet medali perak pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2021 bidang Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) kategori poster.

Billy dan timnya berharap bahwa inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut, tidak terhenti pada program yang diselenggarakan Kemendikbudristek tersebut. Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti Pimnas pada periode berikutnya untuk selalu mengusahakan yang terbaik.

“Selalu manfaatkan semaksimal mungkin kesempatan yang ada sekecil apapun itu,” tandasnya memotivasi.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Pijar Foundation dan...
Pijar Foundation dan Unand Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved