PPIM UIN Jakarta Gelar Konferensi Internasional Perkuat Gagasan Moderasi dalam Islam
Jum'at, 10 Desember 2021 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 10 Beasiswa Luar Negeri Paling Diburu Calon Mahasiswa Seluruh Dunia
Dalam konteks Islam di Indonesia, selain diakibatkan faktor eksternal, keragaman tradisi dan budaya Nusantara juga turut serta dalam mempengaruhi penafsiran terhadap ajaran agama. Perjumpaan tradisi lokal dengan Islam telah melahirkan kekayaan khazanah keilmuan dan kebudayaan yang amat melimpah.
Hubungan yang telah terbangun terutama semenjak Abad 16 sampai 19 telah menjadikan perkembangan Islam di kawasan Indonesia dan Asia Tenggara semakin dinamis. Muslim di wilayah ini pun menjadi bagian penting dari peradaban Islam global secara keseluruhan.
Dengan posisinya yang strategis tersebut, maka Muslim Indonesia dan Asia Tenggara memiliki peran penting dalam mengarusutamakan cara pandang, sikap, dan praktik keberagamaan moderat yang menjunjung tinggi nilai luhur kemanusiaan, serta mewujudkan misi Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin (kemaslahatan bagi semesta).
Untuk memperkuat gagasan tersebut, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan “The 3rd Studia Islamika International Conference” pada 10-11 Desember 2021. Ini adalah konferensi yang diselenggarakan secara rutin sejak 2014 yang mempertemukan ratusan pengkaji Islam Indonesia dan Asia Tenggara yang hadir dari seluruh penjuru dunia.
Berbeda dengan gelaran sebelumnya, dengan mempertimbangkan kondisi pandemi, konferensi kali ini akan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Berkat dukungan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, konferensi tahun ini akan membawakan tema utama yaitu “Washatiyah Islam: Traditions and Challenges”.
Dalam konteks Islam di Indonesia, selain diakibatkan faktor eksternal, keragaman tradisi dan budaya Nusantara juga turut serta dalam mempengaruhi penafsiran terhadap ajaran agama. Perjumpaan tradisi lokal dengan Islam telah melahirkan kekayaan khazanah keilmuan dan kebudayaan yang amat melimpah.
Hubungan yang telah terbangun terutama semenjak Abad 16 sampai 19 telah menjadikan perkembangan Islam di kawasan Indonesia dan Asia Tenggara semakin dinamis. Muslim di wilayah ini pun menjadi bagian penting dari peradaban Islam global secara keseluruhan.
Dengan posisinya yang strategis tersebut, maka Muslim Indonesia dan Asia Tenggara memiliki peran penting dalam mengarusutamakan cara pandang, sikap, dan praktik keberagamaan moderat yang menjunjung tinggi nilai luhur kemanusiaan, serta mewujudkan misi Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin (kemaslahatan bagi semesta).
Untuk memperkuat gagasan tersebut, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan “The 3rd Studia Islamika International Conference” pada 10-11 Desember 2021. Ini adalah konferensi yang diselenggarakan secara rutin sejak 2014 yang mempertemukan ratusan pengkaji Islam Indonesia dan Asia Tenggara yang hadir dari seluruh penjuru dunia.
Berbeda dengan gelaran sebelumnya, dengan mempertimbangkan kondisi pandemi, konferensi kali ini akan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Berkat dukungan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, konferensi tahun ini akan membawakan tema utama yaitu “Washatiyah Islam: Traditions and Challenges”.
Lihat Juga :