Simkatmawa 2021, UMY Naik ke Peringkat 1 PTS di Indonesia

Sabtu, 11 Desember 2021 - 20:20 WIB
loading...
Simkatmawa 2021, UMY Naik ke Peringkat 1 PTS di Indonesia
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Foto/Dok/Humas UMY
A A A
YOGYAKARTA - Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan ( Simkatmawa ) 2021 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) masuk 10 besar nasional. Capaian ini meningkat dibandingkan tahun 2020 yang berada di urutan ke 14.

Sedangkan di lingkup perguruan tinggi swasta (PTS) dan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) di Indonesia, Simkatmawa UMY menempati peringkat pertama. Sebab urutan di atasnya semuanya perguruan tinggi negeri (PTN).

Baca juga: Tertarik Masuk Jurusan Hotel Management? Ini 5 Peluang Kerjanya

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UMY, Faris Al-Fadhat mengatakan, pada 2021 ini mahasiswa UMY mendapatkan beberapa prestasi, di antaranya lomba film nasional, juara di ajang Peksiminas dan juara di kontes robotika, sehingga dibandingkan dengan kampus-kampus yang lain UMY relatif cukup berbobot dalam tingkat kejuaraannya.

“Capaian prestasi ini berasal dari kerja sama dari banyak pihak dan sesuai target masuk 10 besar,” kata Faris Al-Fadhat, Jumat (10/12/2021).

Ia menjelaskan UMY sendiri akan terus meningkatkan prestasi pada tahun mendatang. Sehingga minimal dapat mempertahankan peringkat 10 besar nasionak termasuk ada kemungkinan untuk bisa naik 1-2 peringkat.

Baca juga: Ini Daftar PTKI Peraih ADIKTIS 2021 Kemenag, UIN Jakarta Unggul

“Untuk mempertahankan peringkat tersebut, UMY tetap menggunakan strategi untuk menghidupkan iklim kegiatan mahasiswa di luar kelas untuk lebih mendorong prestasi mahasiswa,” jelas Dosen Prodi Hubungan Internasional UMY itu.

Selain menghidupkan iklim kegiatan mahasiswa di luar kelas, juga akan mendorong dosen-dosen untuk terlibat kegiatan kemahasiswaan, karena dosen juga harus ikut terlibat sebagai dosen pembimbing. Banyak hal mahasiswa yang aktif namun tanpa adanya bimbingan dari dosen pembimbing itu rasanya akan sulit untuk berkembang.

“Prestasi-prestasi yang diraih selama ini selalu ada peran dosen pembimbing disitu, seperti kontes robot, PKM, penulisan jurnal hingga lomba film pendek,” paparnya.
(mpw)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2104 seconds (11.210#12.26)