Penelitian Mahasiswa ITS Dukung Zero Waste Raih Emas di I3c Malaysia

Rabu, 22 Desember 2021 - 10:56 WIB
loading...
Penelitian Mahasiswa...
Tim mahasiswa ITS saat mengikuti kompetisi International Invention & Innovation (I3c) di Malaysia secara daring. Foto/Dok/ITS
A A A
JAKARTA - Sudah bukan rahasia umum bahwa salah satu ancaman terbesar bagi kelestarian lingkungan adalah sampah plastik . Menyadari hal tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan inovasi pengelolaan limbah plastik multilayer melalui pemisahan polimer menuju zero waste.

Dr Hendro Juwono MSi selaku dosen pembimbing tim menyampaikan bahwa latar belakang diangkatnya penelitian ini adalah karena tingginya angka limbah plastik di dunia, khususnya plastik jenis multilayer.

Baca juga: Rektor UI Kembali Lantik 4 Dekan, Lokomotif Menuju Transformasi UI

“Limbah ini banyak terjadi penumpukan akibat rendahnya angka industri daur ulang yang dapat memanfaatkan limbah plastik multilayer tersebut,” ujarnya katanya melalui siaran pers, Rabu (22/12/2021).

Plastik multilayer terbentuk lebih dari satu jenis polimer. Hal ini menjadikan tingkat daur ulang dan nilai limbah pascakonsumsi yang rendah dibandingkan dengan jenis limbah lainnya. Menariknya, dalam penelitian ini tim berupaya memecah layer tersebut sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan lebih lanjut.

Penelitian yang dilaksanakan selama kurang lebih empat bulan ini. Dimulai dengan mengekstrak plastik kemasan yang telah dipreparasi menggunakan dua variasi pelarut, yaitu N-Hexane dan Pertalite selama 180 menit pada suhu 50 derajat celcius.

Baca juga: Prospek Kerja Sastra Inggris, Gajinya Capai Rp271 Juta per Bulan

Setelah ekstraksi, dilakukan pengujian X-ray fluorescence (XRF) dan Fourier-transform infrared spectroscopy (FT-IR) untuk mengetahui jenis polimer dalam layer plastik.

Hasilnya menunjukkan logam tertinggi yang terkandung dalam layer adalah Titanium, Kromium, dan Aluminium. Sedangkan jenis plastik yang terkandung adalah polypropylene.

Selanjutnya, dilakukan pengujian menggunakan SEM-EDX Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray untuk melihat kualitas fisik lapisan hasil pemisahan. “Hasilnya, menunjukkan pemisahan dengan larutan pertalite lebih bagus daripada n-Hexane,” ungkapnya.

Hendro mengatakan, kelebihan dari penelitian ini adalah pengolahan limbah multilayer ini menuju zero waste yakni tidak menghasilkan limbah baru. Dalam hal ini, layer plastik dimanfaatkan untuk menjadi fraksi hidrokarbon, sedangkan layer logam dapat didistribusikan ke industri produksi logam sekunder.

Selain itu, lanjutnya, penelitian ini berpotensi menjadi sumber kajian untuk penelitian-penelitian baru khususnya mengenai pengolahan limbah multilayer. Bisa menjadi solusi bagi penumpukan limbah plastik yang membahayakan lingkungan baik darat maupun laut.

“Serta memungkinkan industri daur ulang untuk menambah metode baru,” ucapnya.

Berkat inovasi ini, tim di bawah bimbingan Dr Hendro Juwono MSi ini berhasil meraih medali emas kategori Environment dalam ajang International Invention & Innovation Competition (I3c) di Malaysia, beberapa waktu lalu.

Tim tersebut beranggotakan Shofiyah Nada, Safana Zahra Harmaini, Farich Al-Machmudi, Ina Nurfia, dan Akila K dari Departemen Kimia ITS.

Terakhir, Hendro berharap penelitian ini dapat menjadi salah satu sumber penelitian terbarukan untuk dimanfaatkan lebih lanjut. Ia juga berharap bahwa pencapaian tim dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa ITS lainnya untuk terus berprestasi dan lebih peduli dengan lingkungan, salah satunya melalui pengelolaan limbah.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Kemendiktisaintek Luncurkan...
Kemendiktisaintek Luncurkan Program Bestari Saintek 2026, Danai 122 Tim Riset
Wisuda ITS ke-133, Dalang...
Wisuda ITS ke-133, Dalang Muda Penerima KIP Kuliah Jadi Wisudawan Terbaik
Momen Haru Orang Tua...
Momen Haru Orang Tua Wisudawan ITS Terima Ijazah Anaknya yang Gugur saat Pengabdian
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Rekomendasi
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Berita Terkini
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved