Bersaing dengan 14 Negara, Tim UNS Rebut Emas di I2ASPO
Kamis, 30 Desember 2021 - 13:09 WIB
loading...
A
A
A
Adapun latar belakang dibuatnya alat tersebut karena melihat kondisi sosial di daerah tempat kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), di mana limbah cair tahu langsung dibuang ke sungai, sedangkan limbah cair tersebut memiliki kandungan yang cukup berbahaya apabila dibuang tanpa melalui filtrasi terlebih dahulu.
Baca juga: Pakar IPB University Jelaskan Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir
“Kami prihatin melihat kondisi sosial di daerah tempat KKN, di mana limbah cair tahu langsung dibuang ke sungai, padahal limbah cair tersebut memiliki kandungan yang cukup berbahaya dibuang tanpa melalui filtrasi terlebih dahulu,” ujar Rakel Junetty melansir laman resmi UNS di uns.ac.id, Kamis (30/12/2021).
Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh tim ini sebelum memasuki invention talk, di antaranya adalah pengumpulan paper, poster dan PPT. Kemudian sebelum sesi penjurian meraka harus mendaftarkan untuk tampil di invention talk. Dan mereka bersyukur karena bisa lolos seleksi dan bisa mempresentasikan karyanya di acara invention talk tersebut.
Rasa syukur dan bahagia dirasakan oleh Rakel Junetty dan tim atas perolehan prestasi ini. “Saya dan tim merasa bersyukur atas pencapaian tersebut dan tentunya bahagia, karena ini merupakan lomba offline pertama selama masa pandemi. Kami berharap agar karya yang kami teliti ini dapat terus bisa berkembang dan bisa bermanfaat bagi para industri tahu secara umum,” terang Rakel.
Baca juga: Pakar IPB University Jelaskan Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir
“Kami prihatin melihat kondisi sosial di daerah tempat KKN, di mana limbah cair tahu langsung dibuang ke sungai, padahal limbah cair tersebut memiliki kandungan yang cukup berbahaya dibuang tanpa melalui filtrasi terlebih dahulu,” ujar Rakel Junetty melansir laman resmi UNS di uns.ac.id, Kamis (30/12/2021).
Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh tim ini sebelum memasuki invention talk, di antaranya adalah pengumpulan paper, poster dan PPT. Kemudian sebelum sesi penjurian meraka harus mendaftarkan untuk tampil di invention talk. Dan mereka bersyukur karena bisa lolos seleksi dan bisa mempresentasikan karyanya di acara invention talk tersebut.
Rasa syukur dan bahagia dirasakan oleh Rakel Junetty dan tim atas perolehan prestasi ini. “Saya dan tim merasa bersyukur atas pencapaian tersebut dan tentunya bahagia, karena ini merupakan lomba offline pertama selama masa pandemi. Kami berharap agar karya yang kami teliti ini dapat terus bisa berkembang dan bisa bermanfaat bagi para industri tahu secara umum,” terang Rakel.
Lihat Juga :