Cerita Mahasiswa UMM, Ikut Program MBKM Palah Jadi Pengajar di Universitas Vietnam
Kamis, 30 Desember 2021 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Para mahasiswa magang tidak hanya menjadi pengajar di UPT BIPA UMM saja, tapi juga menjadi pengajar tamu di Ho Chi Minh City Open University Vietnam. Hal itu dimungkinkan berkat adanya kerja sama internasional yang telah dibangun oleh Kampus Putih UMM sebagai langkah percepatan internasionalisasi bahasa Indonesia.
Baca juga: Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Pengumuman Kuota Sekolah untuk SNMPTN 2022
Disampaikan dosen PBSI UMM tersebut bahwa kepercayaan dari universitas luar negeri itu tidak disia-siakan oleh para mahasiswa magang. Mereka yang telah mengikuti berbagai mata kuliah ke-BIPA-an langsung terjun dan mengajarkan bahasa Indonesia ke para Warga Negara Vietnam.
Sementara itu, Nguyen Thi Thu Hang selaku dosen pendamping mengatakan bahwa keberadaan mahasiswa PBSI dari UMM memberikan pengalaman yang bagus. Tidak hanya bagi mereka yang mengajar tapi juga para mahasiswa Vietnam. Menuturnya, kegiatan ini sangat membantu mahasiswanya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia.
“Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan sehingga bisa memberikan suntikan motivasi bagi mahasiswa Vietnam untuk lebih memahami dan mempelajari bahasa Indonesia. Syukur-syukur bisa memperkuat dalam berbahasa termasuk penggunaan struktur kalimat yang tepat,” harapnya mengakhiri.
Baca juga: Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Pengumuman Kuota Sekolah untuk SNMPTN 2022
Disampaikan dosen PBSI UMM tersebut bahwa kepercayaan dari universitas luar negeri itu tidak disia-siakan oleh para mahasiswa magang. Mereka yang telah mengikuti berbagai mata kuliah ke-BIPA-an langsung terjun dan mengajarkan bahasa Indonesia ke para Warga Negara Vietnam.
Sementara itu, Nguyen Thi Thu Hang selaku dosen pendamping mengatakan bahwa keberadaan mahasiswa PBSI dari UMM memberikan pengalaman yang bagus. Tidak hanya bagi mereka yang mengajar tapi juga para mahasiswa Vietnam. Menuturnya, kegiatan ini sangat membantu mahasiswanya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia.
“Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan sehingga bisa memberikan suntikan motivasi bagi mahasiswa Vietnam untuk lebih memahami dan mempelajari bahasa Indonesia. Syukur-syukur bisa memperkuat dalam berbahasa termasuk penggunaan struktur kalimat yang tepat,” harapnya mengakhiri.
(mpw)
Lihat Juga :