Perdana, Ridwan Kamil Buka Kurikulum Bisnis Digital SMK di Jabar
Selasa, 11 Januari 2022 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penyusunan kurikulum, modul, dan bahan ajar secara bersama antara pihak SMK dengan Shopee, sosialisasi program kegiatan kepada pihak SMK, training of trainer (ToT) bagi guru SMK, pelatihan bagi siswa SMK dengan lintas program keahlian, praktik kerja lapangan, magang, dan rekruitmen karyawan Shopee.
"Persiapan sendiri telah dilaksanakan sejak Juni 2021 lalu dengan melakukan sosialisasi, penyusunan Kurikulum dan penyusunan bahan ajar dan modul. Sedangkan ToT untuk guru SMK dilakukan sejak September dan berakhir awal Desember 2021," paparnya.
Dedi melanjutkan, setelah guru mengikuti Tot, maka mereka dapat melatih siswa melalui tiga cara. Pertama, bagi kelas X dilaksanakan secara crash program sesuai dengan keunggulan dan kondisi sekolah.
Sementara bagi siswa SMK pusat (SMK-PK), dilaksanakan melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK) pilihan kewirausahaan selama 2 jam per minggu.
"Kedua, bagi siswa kelas XI bisa diintegrasikan dalam mata pelajaran produk kratif dan kewirausahaan (PKK) selama 2 jam per minggu dan bagi kelas XII bisa dilaksanakan secara crash program juga," katanya.
Pihaknya berharap, kerja sama ini bisa terus berlanjut setiap tahun, sehingga dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berwirausaha.
"Monitoring dan evaluasi kegiatan bisa dilaksanakan bersama, sehingga keberhasilan pelatihan akan lebih optimal," katanya.
"Persiapan sendiri telah dilaksanakan sejak Juni 2021 lalu dengan melakukan sosialisasi, penyusunan Kurikulum dan penyusunan bahan ajar dan modul. Sedangkan ToT untuk guru SMK dilakukan sejak September dan berakhir awal Desember 2021," paparnya.
Dedi melanjutkan, setelah guru mengikuti Tot, maka mereka dapat melatih siswa melalui tiga cara. Pertama, bagi kelas X dilaksanakan secara crash program sesuai dengan keunggulan dan kondisi sekolah.
Sementara bagi siswa SMK pusat (SMK-PK), dilaksanakan melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK) pilihan kewirausahaan selama 2 jam per minggu.
"Kedua, bagi siswa kelas XI bisa diintegrasikan dalam mata pelajaran produk kratif dan kewirausahaan (PKK) selama 2 jam per minggu dan bagi kelas XII bisa dilaksanakan secara crash program juga," katanya.
Pihaknya berharap, kerja sama ini bisa terus berlanjut setiap tahun, sehingga dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berwirausaha.
"Monitoring dan evaluasi kegiatan bisa dilaksanakan bersama, sehingga keberhasilan pelatihan akan lebih optimal," katanya.
(mpw)
Lihat Juga :