SPAN-UM PTKIN, Menag Soroti Rendahnya Peminat Jurusan Keilmuan Agama
Rabu, 19 Januari 2022 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Menag menambahkan, berbagai perguruan tinggi di dunia berkompetisi menuju World Class University. Pemanfaatan Teknologi Informasi (IT) menjadi satu keniscayaan untuk dapat bersaing.
"Tranformasi dan investasi digital di institusi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri harus menjadi program prioritas semua pimpinan PTKIN saat ini," pesan Menag.
PTKIN, harap Menag, harus mampu beradaptasi, meningkatkan mutu layanan berbasis kecakapan masa depan, yaitu cognitive flexibility, digital literacy, computational thinking, creative and innovative mindset, emotional and social intelligence sesuai dengan tema Merajut Indonesia Emas, Histori, Mimpi dan Prestasi.
Dijelaskan Menag, ada tiga isu penting dalam pengelolaan Institusi Pendidikan Tinggi saat ini. Pertama, Institusional Transformation (tranformasi lembaga). Yaitu, perubahan lembaga dan tata kelola keuangan.
Kedua, transformasi digital. Yakni, perubahan sistem layanan manual ke digital dari semua aspek layanan. Ketiga, transformational from local to national and international.
"Saya meminta kepada semua pimpinan selalu berusaha menjadikan PTKIN sebagai institusi yang nyaman dan harmonis sebagai tempat transfer of knowledge dan creator masa depan dari generasi ke generasi, melahirkan para pemikir, pendidik, pakar, dan pemimpin masa depan, melahirkan individu yang menunjukkan Islam rahmatan lil ‘alamin," tegas Menag.
Menag juga menyatakan peluncuran SPAN-UMPTKIN hari ini merupakan gerbang awal untuk menjadi lebih baik, bukti berkontribusi kepada agama, masyarakat, bangsa, bahkan dunia.
"Tranformasi dan investasi digital di institusi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri harus menjadi program prioritas semua pimpinan PTKIN saat ini," pesan Menag.
PTKIN, harap Menag, harus mampu beradaptasi, meningkatkan mutu layanan berbasis kecakapan masa depan, yaitu cognitive flexibility, digital literacy, computational thinking, creative and innovative mindset, emotional and social intelligence sesuai dengan tema Merajut Indonesia Emas, Histori, Mimpi dan Prestasi.
Dijelaskan Menag, ada tiga isu penting dalam pengelolaan Institusi Pendidikan Tinggi saat ini. Pertama, Institusional Transformation (tranformasi lembaga). Yaitu, perubahan lembaga dan tata kelola keuangan.
Kedua, transformasi digital. Yakni, perubahan sistem layanan manual ke digital dari semua aspek layanan. Ketiga, transformational from local to national and international.
"Saya meminta kepada semua pimpinan selalu berusaha menjadikan PTKIN sebagai institusi yang nyaman dan harmonis sebagai tempat transfer of knowledge dan creator masa depan dari generasi ke generasi, melahirkan para pemikir, pendidik, pakar, dan pemimpin masa depan, melahirkan individu yang menunjukkan Islam rahmatan lil ‘alamin," tegas Menag.
Menag juga menyatakan peluncuran SPAN-UMPTKIN hari ini merupakan gerbang awal untuk menjadi lebih baik, bukti berkontribusi kepada agama, masyarakat, bangsa, bahkan dunia.
Lihat Juga :