IPB University Gelar Sosialisasi SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri 2022

Senin, 24 Januari 2022 - 20:18 WIB
loading...
IPB University Gelar...
IPB University menyelenggarakan Sosialisasi SNMPTN, UTBK-SBMPTN dan Jalur Mandiri IPB University 2022 pada Minggu (23/1). Foto/Dok/IPB
A A A
JAKARTA - IPB University akan menerima mahasiswa baru melalui beberapa jalur. Untuk memberikan informasi jalur masuk ini, IPB University menyelenggarakan Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) dan Jalur Mandiri IPB University 2022 pada 23/01/2022.

Dalam sambutannya, Rektor IPB University Prof. Arif Satria menyampaikan, Pihaknya ingin menyajikan bahwa IPB University berusaha untuk memahami situasi sehingga menghasilkan lulusan-lulusan yang adaptif terhadap perubahan. Saat ini, yang dihadapi adalah era yang penuh dengan ketidakpastian, sehingga banyak pekerjaan yang akan hilang dan ada banyak pekerjaan yang akan muncul.

Baca juga: Tak Mau Gagal di SNMPTN? Ini 9 Kesalahan yang Harus Dihindari

“Namun yang paling penting adalah bagaimana persiapan kita menghadapi perubahan yang semakin cepat itu. Responnya adalah menyiapkan kurikulum yang mampu menghasilkan lulusan yang sesuai untuk menghadapi perubahan,” kata Prof Arif Satria, Senin (24/1/2021).

Selain itu, Prof Arif juga menyampaikan bahwa dunia sudah berkembang dan berubah. Maka diperlukan mindset yang harus mengikuti, sehingga siapapun perlu memandang dengan kacamata masa depan.

“Dalam goncangan apapun insya Allah lulusan IPB University mampu menjadi agile learner (pembelajar yang cepat), karena memiliki softskill yang kuat dan mental yang tangguh. Hal itu kami susun dalam Kurikulum 2020 yang sudah kami buat sebelum ada program Merdeka Belajar,” tambahnya.

Baca juga: Ini 8 Sekolah Kedinasan yang Bisa Menjadi Pilihan Melanjutkan Studi

Sosialisasi ini menghadirkan Koordinator Bidang SNMPTN - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2021, Prof Yonny Koesmaryono. Dalam paparannya, ia meminta pihak sekolah untuk memastikan terlebih dahulu perangkingan siswa eligible sebelum melakukan finalisasi.

“Pihak sekolah hanya melakukan finalisasi data siswa jika yakin perangkingan siswa eligible sudah sesuai. Tidak bisa lagi diubah jika telah difinalisasi. Silahkan mengisi nilai untuk semua siswa, pengisian data nilai bisa dilakukan satu per satu atau import nilai menggunakan Comma Separated Values (CSV). Pastikan juga pihak sekolah hanya melakukan finalisasi nilai jika nilai yang diisi sudah sesuai. Finalisasi nilai adalah tahapan terakhir dari pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Dr Drajat Martianto, dalam presentasinya menyampaikan berbagai Jalur Mandiri yang dimiliki University di antaranya jalur Ketua OSIS, jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD), jalur Ujian Tulis Masuk IPB Berbasis Komputer (UTMBK), jalur Kelas Internasional dan jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMM-PTN) Barat.



Ia mengurai syarat-syarat seleksi jalur Ketua OSIS di antaranya: pernah menjadi ketua OSIS selama di SMA – dibuktikan dengan Surat Pengantar dan Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Ketua OSIS dari Kepala Sekolah, lulusan pada tahun berjalan dan berasal dari jurusan IPA, rataan nilai Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi selama 5 semester sekurangnya 80, bersedia mendapatkan pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan dan pelatihan lainnya.

“Untuk jalur PIN, siswa yang dapat mengajukan adalah siswa yang lulus SMA/sederajat pada masa yang sama dengan periode pendaftaran calon mahasiswa baru IPB University. Adapun kategori berprestasi yaitu meraih penghargaan juara dalam lomba di tingkat internasional dan nasional. Antara lain dalam kegiatan lomba karya ilmiah, olimpiade Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Informatika, Pramuka, Olahraga, Seni serta Hafizh,“ jelasnya.

Sementara untuk jalur BUD, dikatakannya, pelamar berumur tidak lebih dari 25 tahun, memiliki nilai rapor SMA/MA/SMK minimal 70,00 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi selama 5 semester pertama, memperoleh sponsor dari pemerintah atau perusahaan mitra.

“Untuk UTMBK, peserta adalah lulusan SMA/MA/SMK IPA tiga tahun terakhir. Seleksi berupa tes tertulis berbasis computer,“ jelasnya.

Terkait Kelas Internasional, Dr Drajat menjelaskan bahwa ada 2 gelombang seleksi yaitu Gelombang 1 (untuk Warga Negara Indonesia/WNI) di mana seleksi dilakukan berdasar prestasi akademik dari nilai rapot untuk lulusan pada tahun berjalan dan Gelombang 2 (untuk WNI dan Warga Negara Asing/WNA) di mana seleksi dilakukan melalui ujian tertulis (UTMBK) untuk peserta dengan status lulusan tiga tahun terakhir.

“Program SMM PTN-Barat, pada dasarnya merupakan jalur seleksi mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi yang teknis pelaksanaannya dilakukan secara bersama-sama. SMM PTN-Barat adalah seleksi berdasarkan hasil ujian tulis berbasis komputer (UTBK) yang dilakukan secara bersama di bawah koordinasi panitia SMM PTN-Barat.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Rekomendasi
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved