Beasiswa Fulbright Amerika Serikat S2 dan S3, Ini Syarat dan Cara Daftar

Minggu, 30 Januari 2022 - 20:42 WIB
loading...
Beasiswa Fulbright Amerika...
Harvard University Amerika Serikat. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Beasiswa Fulbright Amerika Serikat (AS) 2022 kembali dibuka untuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) di Negeri Paman Sam. Beasiswa Fulbright akan membiayai pendidikan penerimanya secara penuh atau fully funded.

Keuntungan bagi penerima beasiswa Fulbright adalah pembiayaan penuh selama studi, mulai dari keberangkatan, uang saku selama kuliah, biaya visa, dana kuliah, asuransi kesehatan, hingga dukungan akademis tambahan lainnya. Bahkan, jika pelamar lolos seleksi dokumen (masih belum lolos beasiswa), biaya perjalanan untuk wawancara ke Jakarta akan dibiayai oleh sponsor.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini 5 Tips Lolos Beasiswa LPDP

Apabila pelamar berasal dari Semarang, kemudian ia lolos seleksi dokumen serta dipanggil untuk wawancara beasiswa Fulbright ke Jakarta, tiket perjalanan pulang pergi (PP) dari Semarang-Jakarta pun akan ditanggung oleh AMINEF.

Akan tetapi, selama pandemi Covid-19, pelaksanaan wawancara beasiswa Fulbright dilakukan secara daring melalui aplikasi telekonferensi untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Tertarik Beasiswa Penuh ke Universitas Terbaik Thailand, Cek Syarat dan Jadwalnya

Jika pelamar diterima beasiswa Fulbright, ia akan memperoleh sejumlah fasilitas lainnya mencakup:
- Dukungan visa J-1 (Visa non-imigran untuk pelajar, akademisi, dan lainnya)
- Tiket pesawat kelas ekonomi untuk pulang-pergi dari Indonesia ke Amerika Serikat. - Dana untuk biaya perkuliahan, biaya hidup, biaya buku, dan biaya profesional lainnya.
- Asuransi kecelakaan dan kesehatan sesuai dengan aturan Pemerintah AS.

Selain Indonesia, pemerintah AS juga menawarkan beasiswa Fulbright kepada lebih dari 155 negara di dunia. Orang-orang yang mendaftar Fulbright akan bersaing dengan para pelajar internasional lainnya.

Akan tetapi, setiap negara memiliki kuota penerima beasiswa Fulbright masing-masing. Kendati demikian, laman Rollins menuliskan bahwa kemungkinan diterima beasiswa Fulbright hanya sekitar 20 persen karena persaingannya yang sangat ketat.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2022

Beasiswa Fulbright ke AS dibuka sepanjang tahun. Untuk tahun ini, tenggat akhir atau deadline beasiswa Fulbright diperpanjang hingga 1 Maret 2022.

Tenggat akhir pendaftaran beasiswa Fulbright tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, penutupan beasiswa Fulbright adalah 15 Februari setiap tahunnya.

Namun, karena pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia, proses seleksi beasiswa Fulbright diperpanjang. Selain itu, proses seleksinya juga dilakukan secara daring.

Syarat Beasiswa Fulbright 2022

Persyaratan mendaftar beasiswa Fulbright 2022 terdiri dari tiga ketentuan, mulai dari syarat umum, syarat khusus, dan syarat dokumennya. Berikut ini penjelasan mengenai tiga syarat mendaftar beasiswa Fulbright 2022 ke AS.

1. Syarat Umum

- Merupakan warga negara Indonesia dan bukan penduduk tetap AS, serta tidak tinggal di AS.
- Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat.
- Memiliki persiapan dan komitmen di bidang studi pilihan pelamar.
- Mahir berbahasa Inggris.
- Memiliki catatan akademik berprestasi.
- Memiliki komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright.
- Bersedia bekerja minimal lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa.

Pemohon tidak memenuhi syarat jika:

- Karyawan, anggota keluarga dekat karyawan, atau tanggungan karyawan AMINEF, Kedutaan Besar AS, atau Departemen Luar Negeri AS.
- Saat ini sedang mengejar gelar lain.
- Menerima beasiswa lain pada saat melamar.
- Mengejar program serupa lainnya untuk gelar ganda.

2. Syarat Khusus

- Memiliki gelar sarjana (S1) bagi pelamar jenjang magister.
- Sudah menyelesaikan magister (S2) bagi pelamar jenjang doktoral.
- Memiliki IPK minimal 3.0 (skala 4.0).
- Memiliki skor TOEFL ITP minimal 550, atau skor TOEFL iBT 80, atau skor IELTS 6,5, atau skor Duolingo 105. 3.



Syarat Dokumen

- Mengumpulkan formulir beasiswa yang sudah diisi penuh, termasuk tujuan studi satu halaman, pernyataan pribadi satu halaman, bibliografi karya yang pernah diterbitkan, dan sampel tulisan akademik. Unduh format formulir beasiswa Fulbright S2 dan S3
- Salinan skor TOEFL ITP atau IELTS terbaru (kurang dari dua tahun).
- Dua surat rekomendasi, baik dari pemberi kerja atau dosen universitas.
- Fotokopi transkrip akademik dan Ijazah (dalam bahasa asli dan terjemahan bahasa Inggris).
- Fotokopi dokumen identitas diri yang masih berlaku (KTP atau paspor).
- Daftar Riwayat Hidup (DRH) atau curriculum vitae.

Pengumpulan aplikasi beasiswa Fulbright dilakukan secara offline (tidak melalui email). Ketika seluruh syarat dokumen lengkap dan dipenuhi, kirimkan berkas dokumen ke alamat AMINEF berikut:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) 579 39 085 ~ 9086

Sebagai catatan, berkas aplikasi beasiswa harus diterima pihak AMINEF sebelum 1 Maret 2022.

Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa Fulbright dapat dilihat di laman resmi AMINEF https://www.aminef.or.id/ atau dengan mengontak nomor telepon di atas.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seleksi Beasiswa Jalur Prestasi Basket
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
BSI Scholarship Berdampak...
BSI Scholarship Berdampak 2026 Dibuka, Ada Bantuan UKT 8 Semester
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved