Pentingnya Kemampuan Entrepreneurship bagi Lulusan Sistem Informasi
Selasa, 08 Februari 2022 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
2. Selera Masyarakat Terus Berubah
Kondisi masyarakat yang berubah adalah sebuah keniscayaan. Keinginan mereka sebagai konsumen akan selalu berubah. Alangkah baiknya, data dan informasi yang berubah itu dikelola dari waktu ke waktu. Dengan demikian, setiap keputusan bisnis dibuat berdasarkan data yang mendukung dan bukan hanya perkiraan subjektif.
Memang benar bahwa entrepreneur di bidang teknologi selalu menghadapi tantangan yang terkait teknologi atau aspek bisnisnya. Tapi, satu hal yang tidak bisa diabaikan adalah aspek manusianya. Bahwa setiap keputusan bisnis harus memiliki value untuk masyarakat, khususnya target market. Setiap inovasi teknologi bukan hanya untuk keuntungan atau perkembangan teknologi itu sendiri.
3. Fokus kepada Pengalaman Pengguna
Bagaimana pun, teknologi tidak akan berguna sebagaimana mestinya jika belum berguna untuk manusia dan mendapat feedback untuk kemudian dikembangkan. Di situlah bidang UX (User Experience) berkembang, baik dalam hal riset, desain, atau penulisan.
Poinnya adalah tentang bagaimana membuat layanan yang mudah, aman, dan menyenangkan. Pengetahuan psikologis juga dibutuhkan untuk merancang dan menguji produk dan sistem untuk meningkatkan kepuasan pengguna.
Jadi bagaimana menurut Anda, tentang pentingnya kemampuan entrepreneurship bagi orang dengan background pendidikan teknologi informasi? Khususnya orang-orang yang pernah belajar Sistem Informasi, memang hal ini bisa jadi lebih kompleks dari yang dibayangkan.
Apapun itu, ini semua tentang memahami bagaimana orang berpikir, memahami dan berperilaku di dunia, dan merancang produk dan sistem yang cocok dengan itu.
Penulis Artikel:
Team Universitas Bakrie
Kondisi masyarakat yang berubah adalah sebuah keniscayaan. Keinginan mereka sebagai konsumen akan selalu berubah. Alangkah baiknya, data dan informasi yang berubah itu dikelola dari waktu ke waktu. Dengan demikian, setiap keputusan bisnis dibuat berdasarkan data yang mendukung dan bukan hanya perkiraan subjektif.
Memang benar bahwa entrepreneur di bidang teknologi selalu menghadapi tantangan yang terkait teknologi atau aspek bisnisnya. Tapi, satu hal yang tidak bisa diabaikan adalah aspek manusianya. Bahwa setiap keputusan bisnis harus memiliki value untuk masyarakat, khususnya target market. Setiap inovasi teknologi bukan hanya untuk keuntungan atau perkembangan teknologi itu sendiri.
3. Fokus kepada Pengalaman Pengguna
Bagaimana pun, teknologi tidak akan berguna sebagaimana mestinya jika belum berguna untuk manusia dan mendapat feedback untuk kemudian dikembangkan. Di situlah bidang UX (User Experience) berkembang, baik dalam hal riset, desain, atau penulisan.
Poinnya adalah tentang bagaimana membuat layanan yang mudah, aman, dan menyenangkan. Pengetahuan psikologis juga dibutuhkan untuk merancang dan menguji produk dan sistem untuk meningkatkan kepuasan pengguna.
Jadi bagaimana menurut Anda, tentang pentingnya kemampuan entrepreneurship bagi orang dengan background pendidikan teknologi informasi? Khususnya orang-orang yang pernah belajar Sistem Informasi, memang hal ini bisa jadi lebih kompleks dari yang dibayangkan.
Apapun itu, ini semua tentang memahami bagaimana orang berpikir, memahami dan berperilaku di dunia, dan merancang produk dan sistem yang cocok dengan itu.
Penulis Artikel:
Team Universitas Bakrie
(mpw)
Lihat Juga :