Beasiswa IISMA Wujudkan Mimpi Mahasiswa ITB Belajar di Luar Negeri
Jum'at, 11 Februari 2022 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
“Waktu pendaftaran banyak dibantu Kaprodi untuk surat rekomendasi dan berkas lainnya. Temen-temen juga banyak bantu buat proofread isi motivation letter sama persiapan wawancara,” katanya mengutip laman ITB di itb.ac.id, Jumat (11/2/2022).
Sayangnya, Lukman belum memiliki banyak pengalaman akademik karena perkuliahan luring di UBC baru dilaksanakan Senin, (7/2/2022). Wabah Omicron yang sempat cukup parah di Vancouver menyebabkan perkuliahan yang seharusnya sudah dimulai sejak 10 Januari terpaksa diadakan secara daring.
Pengalaman lain yang dirasakan Lukman salah satunya merasakan cuaca ekstrem sejak hari pertama kedatangannya. Baginya, cara berpakaian termasuk bagian upaya untuk dapat bertahan, mengingat saat ini sedang musim dingin dan tentunya jauh berbeda dengan cuaca yang umum dirasakan di Indonesia.
Baca juga: 4 Mahasiswa UIN Terima Beasiswa Azyumardi Azra Scholarships
Selama berada di Kanada, Lukman banyak menemui perbedaan yang tidak banyak dijumpai di Indonesia. Di sana, transportasi umum jauh lebih baik daripada yang ditemuinya di Indonesia. Selain itu, transportasi umum yang tersedia juga lebih banyak dan telah terintegrasi.
Pemilahan sampah di sana juga sudah berlangsung dengan baik. Dari segi masyarakat, Vancouver sendiri merupakan kota dengan banyak pendatang, sehingga terdapat berbagai kebangsaan dari seluruh dunia yang dapat ditemui.
Bagi Lukman, program IISMA ini memberikan banyak sekali manfaat. Program ini berhasil membantunya mewujudkan impian. Selain itu, Lukman juga memperoleh relasi yang sangat luas dari berbagai negara, baik yang berasal dari satu kampus maupun dari tempat lain yang dikunjunginya.
Sayangnya, Lukman belum memiliki banyak pengalaman akademik karena perkuliahan luring di UBC baru dilaksanakan Senin, (7/2/2022). Wabah Omicron yang sempat cukup parah di Vancouver menyebabkan perkuliahan yang seharusnya sudah dimulai sejak 10 Januari terpaksa diadakan secara daring.
Pengalaman lain yang dirasakan Lukman salah satunya merasakan cuaca ekstrem sejak hari pertama kedatangannya. Baginya, cara berpakaian termasuk bagian upaya untuk dapat bertahan, mengingat saat ini sedang musim dingin dan tentunya jauh berbeda dengan cuaca yang umum dirasakan di Indonesia.
Baca juga: 4 Mahasiswa UIN Terima Beasiswa Azyumardi Azra Scholarships
Selama berada di Kanada, Lukman banyak menemui perbedaan yang tidak banyak dijumpai di Indonesia. Di sana, transportasi umum jauh lebih baik daripada yang ditemuinya di Indonesia. Selain itu, transportasi umum yang tersedia juga lebih banyak dan telah terintegrasi.
Pemilahan sampah di sana juga sudah berlangsung dengan baik. Dari segi masyarakat, Vancouver sendiri merupakan kota dengan banyak pendatang, sehingga terdapat berbagai kebangsaan dari seluruh dunia yang dapat ditemui.
Bagi Lukman, program IISMA ini memberikan banyak sekali manfaat. Program ini berhasil membantunya mewujudkan impian. Selain itu, Lukman juga memperoleh relasi yang sangat luas dari berbagai negara, baik yang berasal dari satu kampus maupun dari tempat lain yang dikunjunginya.
Lihat Juga :