Jaring Siswa Madrasah Berprestasi, PTKIN dan Kanwil Kemenag Diminta Kolaborasi
Selasa, 08 Maret 2022 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani menuturkan, sinergitas anatara Kanwil dengan PTKIN tidak lepas dari program strategis atau program unggulan yang disampaikan oleh Menteri Agama. RFaker ini diharapkan meningkatkan capaian program-program unggulan yang dicanangkan oleh Menag.
Baca juga: Dirjen Pendis Kampanyekan Komitmen Moderasi Beragama di PTKIN
"Dalam rapat kerja ini tentunya sinergisitas akan memunculkan keunggulan-keunggulan dari Kanwil dan keunggulan dari PTKIN yang nantinya dapat menangkap potensi-potensi dari siswa-siswi kita, mahasiswa-mahasiswa kita dan santri-santri kita," kata Ali Ramdhani.
Kolaborasi antara Kanwil dan PTKIN tak lain adalah upaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dimana hal tersebut sesuai dengan tagline yang kini diusung oleh Kementerian Agama yakni transformasi layanan umat.
"Yang tak kalah penting dari kolaborasi ini adalah partisipatif, di mana ego-ego sektoral harus dilebur karena inti dari semua ini adalah cita-cita kita bersama, yakni memberikan layanan terbaik untuk umat, sesuai tagline yang kita usung saat ini tarnsformasi layanan umat," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Kegamaan Islam (Diktis), Amin Suyitno mengatakan, minat lulusan Madrasah Aliyah terhadap perguruan tinggi keagamaan Islam masih minim. Menurutnya, itu tidak sebanding dengan banyaknya madrasah aliyah dan jumlah alumninya.
Baca juga: Dirjen Pendis Kampanyekan Komitmen Moderasi Beragama di PTKIN
"Dalam rapat kerja ini tentunya sinergisitas akan memunculkan keunggulan-keunggulan dari Kanwil dan keunggulan dari PTKIN yang nantinya dapat menangkap potensi-potensi dari siswa-siswi kita, mahasiswa-mahasiswa kita dan santri-santri kita," kata Ali Ramdhani.
Kolaborasi antara Kanwil dan PTKIN tak lain adalah upaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dimana hal tersebut sesuai dengan tagline yang kini diusung oleh Kementerian Agama yakni transformasi layanan umat.
"Yang tak kalah penting dari kolaborasi ini adalah partisipatif, di mana ego-ego sektoral harus dilebur karena inti dari semua ini adalah cita-cita kita bersama, yakni memberikan layanan terbaik untuk umat, sesuai tagline yang kita usung saat ini tarnsformasi layanan umat," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Kegamaan Islam (Diktis), Amin Suyitno mengatakan, minat lulusan Madrasah Aliyah terhadap perguruan tinggi keagamaan Islam masih minim. Menurutnya, itu tidak sebanding dengan banyaknya madrasah aliyah dan jumlah alumninya.
Lihat Juga :