Mobil Listrik UNY Siap Berlaga di FESC IIMS 2022, Intip Spesifikasinya
Jum'at, 18 Maret 2022 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
Suspensi juga dirancang untuk memaksimalkan traksi ban pada permukaan jalan. Selain itu kendaraan juga dilengkapi dengan controller untuk mengatur output daya motor listrik sesuai kebutuhan pengemudi.
Dosen pembimbing tim Garuda UNY I Wayan Adiyasa memaparkan, mobil ini ramah lingkungan dan powerfull karena menggunakan baterai dengan kapasitas 72 V/64 Ah dan dapat menempuh jarak hingga 50 km.
“Untuk mencegah terjadinya overheat, casing pada battery pack dirancang dengan memaksimalkan sistem air cooling dengan material aluminium untuk mempercepat perpindahan panasnya,” ungkapnya.
Dilengkapi dengan double on-wheel electric motor, Garuda EV-22 memiliki kecepatan maksimal 80 km/h. Dua motor listrik dipasang secara on-wheel di kedua roda belakang Garuda EV-22. Kedua motor listrik tersebut dikendalikan oleh controller khususnya ketika kendaraan sedang cornering.
Baca juga: 4 Profesor Termuda di Dunia, Nomor 3 dan 4 dari Indonesia
Contohnya, ketika kendaraan sedang melakukan cornering ke kanan maka roda bagian kiri harus berputar lebih cepat dibandingkan roda bagian kanan, maka controller tersebut akan mengatur motor listrik yang terdapat pada roda belakang bagian kiri untuk berputar lebih cepat dibandingkan motor listrik yang terdapat pada roda belakang bagian kanan.
Oleh karena itu pemasangan kedua motor listrik secara on-wheel memiliki keunggulan pada manuver akibat dari controller pengendali motor listrik.
Menurut Humas Tim Garuda UNY Aisyatunnissai Tawakkal, Garuda EV-22 melakukan serangkaian persiapan dalam menghadapi FESC IIMS 2022 ini di antaranya uji akselerasi dan uji rem di boulevard rektorat UNY.
Dosen pembimbing tim Garuda UNY I Wayan Adiyasa memaparkan, mobil ini ramah lingkungan dan powerfull karena menggunakan baterai dengan kapasitas 72 V/64 Ah dan dapat menempuh jarak hingga 50 km.
“Untuk mencegah terjadinya overheat, casing pada battery pack dirancang dengan memaksimalkan sistem air cooling dengan material aluminium untuk mempercepat perpindahan panasnya,” ungkapnya.
Dilengkapi dengan double on-wheel electric motor, Garuda EV-22 memiliki kecepatan maksimal 80 km/h. Dua motor listrik dipasang secara on-wheel di kedua roda belakang Garuda EV-22. Kedua motor listrik tersebut dikendalikan oleh controller khususnya ketika kendaraan sedang cornering.
Baca juga: 4 Profesor Termuda di Dunia, Nomor 3 dan 4 dari Indonesia
Contohnya, ketika kendaraan sedang melakukan cornering ke kanan maka roda bagian kiri harus berputar lebih cepat dibandingkan roda bagian kanan, maka controller tersebut akan mengatur motor listrik yang terdapat pada roda belakang bagian kiri untuk berputar lebih cepat dibandingkan motor listrik yang terdapat pada roda belakang bagian kanan.
Oleh karena itu pemasangan kedua motor listrik secara on-wheel memiliki keunggulan pada manuver akibat dari controller pengendali motor listrik.
Menurut Humas Tim Garuda UNY Aisyatunnissai Tawakkal, Garuda EV-22 melakukan serangkaian persiapan dalam menghadapi FESC IIMS 2022 ini di antaranya uji akselerasi dan uji rem di boulevard rektorat UNY.
Lihat Juga :