Calon Mahasiswa, Ini Prospek Kerja Lulusan Ilmu Keolahragaan
Kamis, 31 Maret 2022 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 1.425 Peserta Lolos SNMPTN Unair, Rektor Minta Segera Daftar Ulang
Lalu apakah mahasiswa ilmu keolahragaan ini memiliki peluang kerja yang luas setelah lulus kuliah nanti? Laman resmi UNNES menyebutkan, program studi ilmu keolahrgaan UNNES telah menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dapat diandalkan di dunia kerja. Telah banyak lulusan yang sukses meniti karir di bidang keolahragaan baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (Dinas Pemuda dan Olahraga) maupun di sektor swasta.
Kelebihan lulusan prodi ilmu keolahragaan adalah dimilikinya kompetensi yang dapat diperluas. Sebagai sarjana keolahragaan dengan status non kependidikan, lulusan prodi memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat menjadi tenaga pendidik pada mata pelajaran yang linier (Penjasorkes) melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Perluasan kompetensi juga dilakukan melalui program Gelar Ganda kerjasama antara Prodi Ilmu Keolahragaan dengan Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yang difasilitasi oleh UNNES. Selain itu, lulusan juga dapat meniti karir dalam kedinasan TNI/Polri dan dinas lain yang terkait dengan kompetensi lulusan serta menjadi tenaga keolahragaan pada lembaga keolahragaan non pemerintah.
Lulusan ilmu keolahragaan juga bisa meniti karier menjadi konsultan atau insruktur kebugaran di berbagai sports center yang kini banyak berdiri di kota-kota besar di Indonesia. Selain itu mereka juga bisa menjadi tenaga kesehatan non-medis bidang keolahragaan.
Lalu apakah mahasiswa ilmu keolahragaan ini memiliki peluang kerja yang luas setelah lulus kuliah nanti? Laman resmi UNNES menyebutkan, program studi ilmu keolahrgaan UNNES telah menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dapat diandalkan di dunia kerja. Telah banyak lulusan yang sukses meniti karir di bidang keolahragaan baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (Dinas Pemuda dan Olahraga) maupun di sektor swasta.
Kelebihan lulusan prodi ilmu keolahragaan adalah dimilikinya kompetensi yang dapat diperluas. Sebagai sarjana keolahragaan dengan status non kependidikan, lulusan prodi memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat menjadi tenaga pendidik pada mata pelajaran yang linier (Penjasorkes) melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Perluasan kompetensi juga dilakukan melalui program Gelar Ganda kerjasama antara Prodi Ilmu Keolahragaan dengan Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yang difasilitasi oleh UNNES. Selain itu, lulusan juga dapat meniti karir dalam kedinasan TNI/Polri dan dinas lain yang terkait dengan kompetensi lulusan serta menjadi tenaga keolahragaan pada lembaga keolahragaan non pemerintah.
Lulusan ilmu keolahragaan juga bisa meniti karier menjadi konsultan atau insruktur kebugaran di berbagai sports center yang kini banyak berdiri di kota-kota besar di Indonesia. Selain itu mereka juga bisa menjadi tenaga kesehatan non-medis bidang keolahragaan.
(nz)
Lihat Juga :