Defisit Air Perlu Dicegah, ITS Rancang Inovasi Sterilisasi Air Hujan

Kamis, 31 Maret 2022 - 15:04 WIB
loading...
Defisit Air Perlu Dicegah,...
Tim mahasiswa ITS. Foto/Dok/Humas ITS
A A A
JAKARTA - Tim TIRTA 62 yang beranggotakan tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) menginovasikan Self Clean Rainwater Harvesting Wastafel (Steril). Inovasi ini adalah wastafel yang mampu mengolah air hujan menjadi air bersih untuk cuci tangan.

Inovasi ini hadir dengan latar belakang mencuci tangan dengan air bersih khususnya di fasilitas umum menjadi salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Namun hal ini dapat terhambat karena faktor defisit air bersih di area sekitar.

Salah satu fasilitas publik yang menjadi sumber penyebaran virus Covid-19 di Indonesia adalah stasiun kereta api. Berdasarkan data PT KAI pada 2020, salah satu stasiun dengan pengunjug tertinggi ialah Stasiun Kemayoran, Jakarta dengan jumlah pengunjung mencapai 1,6 juta orang per harinya.

“Sanitasi yang bersih di stasiun menjadi pendukung terlaksananya protokol kesehatan di tempat umum,” ungkap Ketua tim TIRTA 62 Bernadeta Elie melalui siaran pers, dikutip Kamis (31/3/2022).

Baca: Calon Mahasiswa, Ini Prospek Kerja Lulusan Ilmu Keolahragaan

Namun hasil analisis Badan Regulator Pelayanan Air Minum (BRPAM) DKI Jakarta pada 2006, menyatakan Jakarta akan terus mengalami defisit air bersih. Di sisi lain, Stasiun Meteorologi Kemayoran menyatakan jumlah curah hujan Jakarta pada 2020 mengalami peningkatan sebanyak 80 % dari tahun sebelumnya.

“Steril dapat menjadi solusi krisis ketersediaan air bersih dan kualitas sanitasi dengan memaksimalkan potensi air hujan,” tambah mahasiswi Departemen Teknik Sipil ITS ini.

Lebih dalam, gadis dengan sapaan akrab Brenda ini menjelaskan, pada sistem Steril tersebut air hujan terlebih dahulu melalui proses pengumpulan di atap peron untuk selanjutnya dialirkan ke bagian filter untuk diberikan treatment kualitas air.

Komponen-komponen filtrasi terdiri dari saringan serat mikro, silver ion, karbon aktif, membran Polyethylene Terephthalate (PET), dan batu kapur. “Delapan unit filtrasi ini yang akan memproses air hujan menjadi air bersih,” ujarnya.

Air hujan yang telah diproses menjadi air bersih akan disalurkan ke tandon bawah dan sumur serapan. Dari tandon di bawah, air kemudian disalurkan ke tandon atas yang bervolume 8 meter kubik menggunakan pompa air selama empat jam. “Tandon atas berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara, sebelum dialirkan ke tandon kecil pada wastafel yang terletak di peron secara gravitasional,” terangnya.

Baca juga: Jaring Young Leaders, PF Launcing PFmuda 2022 untuk Atasi Isu Sosial dan Lingkungan

Brenda menambahkan, kapasitas tandon kecil pada wastafel Steril masing-masing sebesar 300 liter dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk cuci tangan hingga 28 % untuk 450 ribu penumpang di Stasiun Kemayoran. “Air hujan yang berlebih dari proses pengolahan akan diteruskan ke sumur serapan,” ujar mahasiswi angkatan 2019 ini.

Inovasi tim yang beranggotakan dua mahasiswa lainnya dari Departemen Teknik Sipil ITS 2019 yaitu Dina Permatasari Putri dan Rayhan Airlangga Wijanarko Putra, telah berhasil menyabet gelar juara I dalam kompetisi Civil Innovation Paper Competition (Cinnertion) D'Village 10th Edition. Selain itu, tim juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Best Paper.

Tak hanya berinovasi pada kompetisi yang bertema Conservation of Water Resources to Ensure Availability of Clean Water and Sanitation as Efforts to Realize SDGs 2030 ini. Tim TIRTA 62 jug berharap bahwa Steril akan dikembangkan dan diteliti lebih lanjut agar efisiensi sterilisasi dapat ditingkatkan hingga 100 %. “Steril diharapkan mampu menjamin ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan serta sanitasi bagi masyarakat,” pungkasnya.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
2.468 Peserta SNBT 2026...
2.468 Peserta SNBT 2026 Diterima di ITS, Cek Jadwal Daftar Ulangnya
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
ITS Buka Jalur Mandiri...
ITS Buka Jalur Mandiri SMITS FLAT dan ACE 2026, Bebas Uang Pangkal di Jalur Beasiswa
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Rekomendasi
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved