PPLN Bebas Karantina, Bagaimana Pelajar Indonesia Kuliah ke Mancanegara?
Kamis, 31 Maret 2022 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Aturan baru ini, menjadi angin segar bagi para mahasiswa kelas dual degree Universitas Pertamina yang akan melanjutkan pendidikan di Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia. Pasalnya, selama ini mereka terombang-ambing dalam ketidakpastian perkuliahan tatap muka di negeri jiran tersebut.
“Ada 29 mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Pertamina yang akan diberangkatkan ke UTP Malaysia melalui program dual-degree. Program ini memungkinkan mahasiswa dari UPER belajar di dua negara, dan lulus dengan dua gelar sekaligus, hanya dalam jangka waktu belajar empat tahun,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPER, Budi W. Soetjipto, Ph.D, dalam keterangannya, Kamis (31/3/2022).
Dikatakan Budi, skema perkuliahan program dual-degree adalah 2+2. Yakni, mahasiswa UPER belajar dua tahun di Indonesia, kemudian dua tahun di UTP, Malaysia. “Tersedia pula skema fast-track, di mana mahasiswa bisa mengambil program sarjana di UPER dan melanjutkan program pascasarjana di UTP dengan waktu yang lebih singkat,” lanjutnya.
Terpilihnya UTP sebagai kampus mitra UPER, menurut Budi, bukan tanpa alasan. Perguruan tinggi milik perusahaan migas multinasional, Petronas, tersebut menempati urutan ke-414 pada QS World University Rankings 2022 dan berada di urutan ke-72 pada QS Asia University Rankings 2022.
Sebelum bertolak ke Malaysia, Budi menghimbau para mahasiswa untuk memperhatikan beberapa hal, di antaranya:
1. Kelengkapan Dokumen Persyaratan Keberangkatan
Saat ini, Tim Kantor Kerja Sama Internasional UPER sedang mengurus VISA Belajar untuk para mahasiswa. “Persyaratan untuk VISA Belajar di Malaysia sangat sederhana. Pemohon VISA hanya perlu melampirkan Letter of Acceptance (LoA) di program dual-degree, fotokopi paspor, pas foto, dan surat keterangan lain seperti pernyataan kesanggupan secara finansial dan hasil cek kesehatan,” ujar Budi.
“Ada 29 mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Pertamina yang akan diberangkatkan ke UTP Malaysia melalui program dual-degree. Program ini memungkinkan mahasiswa dari UPER belajar di dua negara, dan lulus dengan dua gelar sekaligus, hanya dalam jangka waktu belajar empat tahun,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPER, Budi W. Soetjipto, Ph.D, dalam keterangannya, Kamis (31/3/2022).
Dikatakan Budi, skema perkuliahan program dual-degree adalah 2+2. Yakni, mahasiswa UPER belajar dua tahun di Indonesia, kemudian dua tahun di UTP, Malaysia. “Tersedia pula skema fast-track, di mana mahasiswa bisa mengambil program sarjana di UPER dan melanjutkan program pascasarjana di UTP dengan waktu yang lebih singkat,” lanjutnya.
Terpilihnya UTP sebagai kampus mitra UPER, menurut Budi, bukan tanpa alasan. Perguruan tinggi milik perusahaan migas multinasional, Petronas, tersebut menempati urutan ke-414 pada QS World University Rankings 2022 dan berada di urutan ke-72 pada QS Asia University Rankings 2022.
Sebelum bertolak ke Malaysia, Budi menghimbau para mahasiswa untuk memperhatikan beberapa hal, di antaranya:
1. Kelengkapan Dokumen Persyaratan Keberangkatan
Saat ini, Tim Kantor Kerja Sama Internasional UPER sedang mengurus VISA Belajar untuk para mahasiswa. “Persyaratan untuk VISA Belajar di Malaysia sangat sederhana. Pemohon VISA hanya perlu melampirkan Letter of Acceptance (LoA) di program dual-degree, fotokopi paspor, pas foto, dan surat keterangan lain seperti pernyataan kesanggupan secara finansial dan hasil cek kesehatan,” ujar Budi.
Lihat Juga :