Kalian Perlu Tahu, Apa Itu Tes JLPT N1 dan Besaran Biayanya

Jum'at, 01 April 2022 - 09:39 WIB
loading...
A A A
Sering Belajar Memahami Pola Tata Bahasa JLPT N1

Tata bahasa JLPT N1 sepertinya merupakan tata bahasa yang paling jarang didengar dalam percakapan sehari-hari. Tata bahasa yang muncul pada ujian JLPT N1 bahkan lebih baku daripada tata bahasa JLPT N2. Tingkat kesulitannya juga sangat jauh lebih tinggi dibandingkan tata bahasa JLPT N2. Oleh karena itu, mari belajar secara perlahan tetapi juga secara rutin mengenai tata bahasa level N1, agar semakin terbiasa.

Beberapa contoh pola tata bahasa JLPT N1 adalah sebagai berikut ini:

~aru majiki: ~yang tidak pantas
~bekarazu: seharusnya tidak~
~ikan ni yorazu: terlepas dari~
~katawara: sambil~
~kiwamari nai: sangat~
~koto tote: karena~
~nara iza shirazu: tidak tahu mengenai~ tetapi~
~ni hikikae: berlawanan dengan~
~ni katakunai: tidak sulit untuk~
~ni mo mashite: lebih dari itu, ~
~ni todomarazu: tidak berhenti pada~
~ori ni: ketika~
dan lain-lain.

Demikianlah beberapa contoh tata bahasa dalam level JLPT N1. Masih ada banyak lagi jenis pola tata bahasa level N1. Carilah referensi mengenai tata bahasa JLPT N1 sebanyak-banyaknya ya!

Sering Membaca Teks Bahasa Jepang

Salah satu cara yang sangat penting untuk bisa menjawab soal sesi pertama ini adalah dengan rutin membaca teks bahasa Jepang. Namun, teks yang perlu dibaca dengan rutin bukan lagi teks sederhana, melainkan teks yang biasa dibaca oleh orang Jepang. Cobalah untuk membaca berita/opini melalui koran atau dari media online, termasuk buku akademik.

Dengan membaca berbagai teks tersebut, tidak hanya bisa menambah pengetahuan mengenai kosakata dan huruf kanji, tetapi juga bisa meningkatkan pemahaman terhadap tata bahasa level mahir serta bisa membiasakan diri dengan teks bahasa Jepang. Intinya, banyak hal yang bisa dipelajari dari rutin membaca teks bahasa Jepang!

Baca Soal Sebelum Membaca Teks Saat Menjawab Soal Membaca

Sama seperti ketika menjawab level ujian lainnya, penting untuk mulai menjawab soal dengan membaca soal terlebih dahulu, baru kemudian masuk ke teks. Terutama dalam level N2 dan N1, meski terkesan memiliki durasi ujian yang lebih lama dibandingkan tingkat di bawahnya, sebenarnya durasi ujian sangatlah terbatas. Apalagi tingkat kesulitan JLPT N1 sangat tinggi, sehingga peserta ujian harus bisa mengatur waktu agar tidak menghabiskan terlalu banyak waktu menjawab soal bagian awal.

Menggunakan Buku Latihan Soal JLPT N1

Memiliki buku latihan soal merupakan salah satu cara terbaik untuk melatih diri agar semakin siap menghadapi ujian JLPT. Tentunya buku latihan soal mungkin diperlukan untuk setiap level ujian, tetapi tampaknya bisa dikatakan bahwa level ujian yang paling membutuhkan buku persiapan adalah ujian tingkat mahir, termasuk JLPT N1.

Hal itu karena referensi soal maupun materi mengenai ujian kemampuan bahasa Jepang level dasar hingga menengah bisa dipelajari dan didapatkan dengan mudah melalui internet. Meski ada beberapa, masih belum terlalu banyak media atau referensi yang menjelaskan secara detail mengenai ujian tingkat mahir terutama untuk level tertinggi ini. Oleh karena itu, disarankan untuk membeli buku kumpulan soal-soal JLPT N1 terutama untuk sesi pertama yaitu kosakata dan membaca!

Berlatih Mendengarkan Audio Bahasa Jepang

Untuk bisa menjawab soal sesi mendengarkan level apa pun, kalian tentu harus banyak berlatih mendengarkan audio dalam bahasa Jepang ya! Jika ketika menyiapkan diri menghadapi ujian level N5-N3 kalian masih mendengarkan audio sederhana, kali ini, untuk N2 dan terutama N1 kalian harus mendengarkan audio yang lebih kompleks. Khususnya, untuk persiapan JLPT N1, cobalah membiasakan diri mendengar berita berbahasa Jepang ya!

Fokus, Jaga Konsentrasi dan Buat Catatan Jika Perlu

Jika kalian memutuskan mengikuti tes JLPT N1, artinya kalian telah lulus JLPT N2, bukan? Seperti saat mengikuti ujian JLPT sebelumnya, kalian harus bisa fokus dan terus menjaga konsentrasi selama ujian berlangsung ya. Kemudian, jika merasa perlu, sepertinya akan lebih baik jika kalian membuat catatan terutama untuk pertanyaan di sesi akhir ujian mendengarkan. Karena peserta ujian diperbolehkan menulis catatan di lembar soal, gunakan lembar soal sebaik-baiknya ya!

Sering Komunikasi dengan Orang Jepang

Seperti yang telah disarankan juga pada kiat-kiat menghadapi ujian JLPT N2, jika kalian rutin menjalin komunikasi dengan orang Jepang, kalian mungkin tidak akan terlalu kesulitan untuk menjawab soal sesi mendengarkan ujian JLPT N1. Hal itu karena dengan banyak melakukan komunikasi dengan orang Jepang, kalian akan terbiasa mendengarkan bahasa Jepang dalam tempo yang bisa dikatakan tergolong cepat.

Orang Jepang cenderung mengungkapkan sesuatu secara tidak langsung menuju intinya, melainkan secara tersirat. Demikian pula soal mendengarkan yang muncul pada ujian N1. Untuk itu, sambil melatih kemampuan berbicara dengan orang Jepang, kalian juga bisa melatih kemampuan mendengarkan dalam bahasa Jepang, bukan?

Bagaimana teman-teman? Apakah kalian telah memiliki gambaran terkait ujian JLPT N1?

JLPT N1 adalah ujian kemampuan bahasa Jepang level paling tinggi dan tentunya yang paling sulit di antara semua level JLPT. Untuk bisa lulus ujian level paling tinggi ini, peserta ujian perlu belajar dan berlatih soal-soal dengan tekun, ya. Tetaplah fokus dan luangkan waktu yang banyak untuk belajar!

Perlu diketahui bahwa kebanyakan peserta ujian yang telah lulus JLPT N1 mengaku bahwa mereka lulus setelah mencoba untuk yang kedua kalinya atau lebih. Untuk itu, jika kalian belum beruntung di ujian JLPT N1 yang pertama, jangan bersedih ya! Dengan berlatih soal lebih banyak lagi, kalian pasti bisa lulus JLPT N1.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
Beasiswa Garuda 2026...
Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II Resmi Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Kampus Terbaik Dunia
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved