Calon Mahasiswa, IPB Bersiap Buka Fakultas Kedokteran
Jum'at, 01 April 2022 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga mengatakan, pertanian tidak terlepas dari aspek kesehatan dalam konsep one health. Kesehatan merupakan satu kesatuan. “Ini sudah merupakan konsep global. Kesehatan manusia dan kesehatan hewan akan menjadi satu kesatuan. Kita bisa menyaksikan sumber penyakit manusia dari hewan. Satu contoh adalah Covid-19. Sehingga butuh integrasi, kesehatan hewan dan manusia,” tuturnya.
Baca juga: Cari Kampus Swasta di Jagakarsa? Ini Daftarnya
Untuk itu, imbuhnya, IPB University memiliki konsen bahwa ke depan butuh integrasi antara kesehatan hewan dan manusia. Banyak program pendidikan dan riset IPB University yang sangat dekat dengan dunia biomedis.
“Contohnya, program studi ilmu gizi, biologi, biokimia dan lain-lain. Selain itu ada sekitar 114 inovasi IPB University yang terkait biomedis. Contohnya adalah inventpro, produk Polymerase Chain Reaction atau PCR yang harganya jauh lebih murah. IPB University juga bisa menciptakan kit untuk mengukur antibodi. IPB University juga punya ahli bayi tabung. Tidak hanya itu dokter-dokter manusia dari rumah sakit di Indonesia banyak yang melanjutkan studi ke IPB University untuk Program Pendidikan S2 dan S3. Ini semakin mengukuhkan peran IPB masuk dunia Kesehatan,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, dengan adanya Fakultas Kedokteran, karya-karya IPB University di bidang medis akan mendapatkan legitimasi. “Banyak karya di bidang medis, ini adalah gongnya. IPB University sudah sejak lama punya kompetensi di bidang kesehatan. Ini adalah harapan besar dari publik,” pungkasnya.
Baca juga: Cari Kampus Swasta di Jagakarsa? Ini Daftarnya
Untuk itu, imbuhnya, IPB University memiliki konsen bahwa ke depan butuh integrasi antara kesehatan hewan dan manusia. Banyak program pendidikan dan riset IPB University yang sangat dekat dengan dunia biomedis.
“Contohnya, program studi ilmu gizi, biologi, biokimia dan lain-lain. Selain itu ada sekitar 114 inovasi IPB University yang terkait biomedis. Contohnya adalah inventpro, produk Polymerase Chain Reaction atau PCR yang harganya jauh lebih murah. IPB University juga bisa menciptakan kit untuk mengukur antibodi. IPB University juga punya ahli bayi tabung. Tidak hanya itu dokter-dokter manusia dari rumah sakit di Indonesia banyak yang melanjutkan studi ke IPB University untuk Program Pendidikan S2 dan S3. Ini semakin mengukuhkan peran IPB masuk dunia Kesehatan,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, dengan adanya Fakultas Kedokteran, karya-karya IPB University di bidang medis akan mendapatkan legitimasi. “Banyak karya di bidang medis, ini adalah gongnya. IPB University sudah sejak lama punya kompetensi di bidang kesehatan. Ini adalah harapan besar dari publik,” pungkasnya.
(nz)
Lihat Juga :