IPB Inisiasi Kampus Sawah Merdeka sebagai Ruang Belajar Mahasiswa Dalami Pertanian
Sabtu, 02 April 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
“Keunggulan dalam MBKM Pusaka ini adalah kurikulum yang dirancang tidak hanya memasukkan bidang keilmuan pertanian yang sempit, namun juga pertanian secara luas,” terang Prof Hermanu.
Baca juga: Sekolah Kedinasan 2022, Mana Saja Instansi yang Buka Pendaftaran?
Saat ini MBKM Kampus Sawah Merdeka melibatkan 5 kampus, yaitu IPB University, Universitas Wiralodra, Universitas Bojonegoro, Universitas Mahasaraswati, dan Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Prof Hermanu menerangkan, “Pada MBKM Pusaka tahun 2021-2022, hanya lima kampus tersebut yang terlibat. Namun demikian, untuk MBKM Pusaka selanjutnya tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak kampus yang terlibat.
Dosen IPB University itu mengatakan, program ini memiliki cita-cita besar dalam mengembangkan pertanian Indonesia di masa depan. Kegiatan MBKM Pusaka diharapkan dapat melibatkan lebih banyak mahasiswa dari perguruan tinggi lain, terutama mahasiswa dari bidang luar pertanian.
"Hal ini dimaksudkan agar lebih banyak generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap pertanian dan profesi petani, karena perhatian terhadap pertanian tidak hanya menjadi tugas IPB University atau mahasiswa Fakultas Pertanian saja," pungkas Prof Hermanu Triwidodo, pakar pertanian terpadu dari IPB University.
Baca juga: Sekolah Kedinasan 2022, Mana Saja Instansi yang Buka Pendaftaran?
Saat ini MBKM Kampus Sawah Merdeka melibatkan 5 kampus, yaitu IPB University, Universitas Wiralodra, Universitas Bojonegoro, Universitas Mahasaraswati, dan Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Prof Hermanu menerangkan, “Pada MBKM Pusaka tahun 2021-2022, hanya lima kampus tersebut yang terlibat. Namun demikian, untuk MBKM Pusaka selanjutnya tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak kampus yang terlibat.
Dosen IPB University itu mengatakan, program ini memiliki cita-cita besar dalam mengembangkan pertanian Indonesia di masa depan. Kegiatan MBKM Pusaka diharapkan dapat melibatkan lebih banyak mahasiswa dari perguruan tinggi lain, terutama mahasiswa dari bidang luar pertanian.
"Hal ini dimaksudkan agar lebih banyak generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap pertanian dan profesi petani, karena perhatian terhadap pertanian tidak hanya menjadi tugas IPB University atau mahasiswa Fakultas Pertanian saja," pungkas Prof Hermanu Triwidodo, pakar pertanian terpadu dari IPB University.
(mpw)
Lihat Juga :