Dosen ITS Gagas Aplikasi Bumil Bahagia, Apa Kegunaannya?
Selasa, 05 April 2022 - 11:57 WIB
loading...
A
A
A
Dalam proses pengembangan aplikasi, timnya juga bekerja sama dengan dokter kandungan, dr Nur Lailatul Fadhilah dan dokter spesialis kejiwaan dr Azimatul Karimah . “Aplikasi ini dapat digunakan oleh para ibu sejak awal kehamilan hingga sekitar tiga bulan pasca melahirkan,” imbuhnya.
Menariknya, aplikasi ini merupakan versi digital dari buku Bumil Bahagia the Series karya dr Nur Lailatul Fadhilah yang telah terbit di Juni 2021. Buku ini berisi tips yang dapat disimak oleh ibu jika mengalami kasus tertentu pada masa kehamilan. “Beberapa artikel yang terdapat pada aplikasi, seperti tips konsultasi per trimester juga terdapat dalam buku ini,” ujarnya.
Aplikasi yang digagas oleh Vivin bersama dua dosen SI lainnya, Raras Tyasnurita dan Amalia Utamima tersebut telah tersedia dan dapat diunduh di Google PlayStore. Selain itu, alumnus Sistem Informasi ITS Wahyu Whisnu Wardhana juga turut serta dalam proses pengembangan ide dan mewujudkannya dalam bentuk aplikasi Android.
Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Pemantau Kesehatan Pasien Berbasis Digital
Saat ini, sedang dilakukan penelitian untuk menjadikan aplikasi Bumil Bahagia dapat memberikan rekomendasi musik yang dapat membuat ibu hamil rileks dengan membaca perilaku ibu saat mengetik pesan di sosial media, merekam suara, serta deteksi melalui wajah. “Ke depannya diharapkan aplikasi ini dapat mengeluarkan rekomendasi musik untuk membuat ibu lebih rileks, terutama jika berisiko mengalami PPD,” imbuh lulusan doktor dari Trinity College Dublin, Irlandia ini.
Vivin dan tim peneliti berharap, ke depannya aplikasi Bumil Bahagia akan mampu terintegrasi dengan sistem rumah cerdas berbasis Internet of Things (IoT) seperti pengeras suara untuk merekomendasi musik relaksasi dan pengirim pesan otomatis kepada teman atau kerabat dekat sang ibu untuk memberikan dukungan konstruktif. “Sesuai namanya, Bumil Bahagia, kami berharap aplikasi ini dapat membuat bahagia para ibu hamil dengan membantu menjaga kesehatan fisik dan mentalnya,” tandas Vivin optimistis.
Menariknya, aplikasi ini merupakan versi digital dari buku Bumil Bahagia the Series karya dr Nur Lailatul Fadhilah yang telah terbit di Juni 2021. Buku ini berisi tips yang dapat disimak oleh ibu jika mengalami kasus tertentu pada masa kehamilan. “Beberapa artikel yang terdapat pada aplikasi, seperti tips konsultasi per trimester juga terdapat dalam buku ini,” ujarnya.
Aplikasi yang digagas oleh Vivin bersama dua dosen SI lainnya, Raras Tyasnurita dan Amalia Utamima tersebut telah tersedia dan dapat diunduh di Google PlayStore. Selain itu, alumnus Sistem Informasi ITS Wahyu Whisnu Wardhana juga turut serta dalam proses pengembangan ide dan mewujudkannya dalam bentuk aplikasi Android.
Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Pemantau Kesehatan Pasien Berbasis Digital
Saat ini, sedang dilakukan penelitian untuk menjadikan aplikasi Bumil Bahagia dapat memberikan rekomendasi musik yang dapat membuat ibu hamil rileks dengan membaca perilaku ibu saat mengetik pesan di sosial media, merekam suara, serta deteksi melalui wajah. “Ke depannya diharapkan aplikasi ini dapat mengeluarkan rekomendasi musik untuk membuat ibu lebih rileks, terutama jika berisiko mengalami PPD,” imbuh lulusan doktor dari Trinity College Dublin, Irlandia ini.
Vivin dan tim peneliti berharap, ke depannya aplikasi Bumil Bahagia akan mampu terintegrasi dengan sistem rumah cerdas berbasis Internet of Things (IoT) seperti pengeras suara untuk merekomendasi musik relaksasi dan pengirim pesan otomatis kepada teman atau kerabat dekat sang ibu untuk memberikan dukungan konstruktif. “Sesuai namanya, Bumil Bahagia, kami berharap aplikasi ini dapat membuat bahagia para ibu hamil dengan membantu menjaga kesehatan fisik dan mentalnya,” tandas Vivin optimistis.
(nz)
Lihat Juga :