Dari Thailand hingga Senegal, Kisah Mahasiswa Asing Menemukan UI
Rabu, 06 April 2022 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Masih Bingung Pilih Prodi di SBMPTN? Begini Solusi dari Undip
Menurut Fatou Diagne Mbaye, asal Senegal, mahasiswa S2 Fakultas Hukum, UI merupakan universitas terbaik di Indonesia, sehingga banyak diminati warga negara asing. Selain itu, prestasi UI yang mampu menembus peringkat 200 universitas terbaik di dunia juga menjadi alasan banyaknya mahasiswa asing yang memilih melanjutkan studi di UI.
Sedangkan Abdulroman Ngopulae, mahasiswa S2 Kesejahteraan Sosial, mengungkapkan bahwa ia tertarik pada UI, karena kampus ini memiliki lingkungan yang asri, dipenuhi pepohonan. Mahasiswa yang berasal dari Thailand ini berbagi cerita tentang proses ia “menemukan” UI.
“Saat menempuh pendidikan sarjana di salah satu universitas di Jakarta, saya pernah datang di acara Mata Najwa yang dihadiri Presiden Ketiga Indonesia, Alm. BJ. Habibie. Karena diadakan di Ballroom UI, saya memanfaatkan momen itu untuk berwisata keliling UI. Saat itulah saya termotivasi untuk melanjutkan studi pascasarjana di sini karena UI memiliki fasilitas dan pemandangan bagus serta kawasan ramah lingkungan,” kata Abdulroman.
Selain mengikuti kegiatan belajar-mengajar di kelas, UI memiliki unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang bisa diikuti mahasiswa asing. Fatou yang merupakan mahasiswa jurusan Hukum Perdagangan Internasional menjadi anggota Ikatan Mahasiswa Hukum Bidang Kajian Strategis Tahun 2020/2021. Menurutnya, seminar dan diskusi di himpunan ini mendukung perkuliahan serta membantu mahasiswa mendapatkan lowongan magang dan kerja.
Sementara itu, Abdulroman justru tertarik mengikuti pelatihan membuat batik yang diadakan lembaga Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UI. Batik adalah salah satu budaya favoritnya karena merupakan ciri khas dan kebanggaan masyarakat Indonesia.
Menurut Fatou Diagne Mbaye, asal Senegal, mahasiswa S2 Fakultas Hukum, UI merupakan universitas terbaik di Indonesia, sehingga banyak diminati warga negara asing. Selain itu, prestasi UI yang mampu menembus peringkat 200 universitas terbaik di dunia juga menjadi alasan banyaknya mahasiswa asing yang memilih melanjutkan studi di UI.
Sedangkan Abdulroman Ngopulae, mahasiswa S2 Kesejahteraan Sosial, mengungkapkan bahwa ia tertarik pada UI, karena kampus ini memiliki lingkungan yang asri, dipenuhi pepohonan. Mahasiswa yang berasal dari Thailand ini berbagi cerita tentang proses ia “menemukan” UI.
“Saat menempuh pendidikan sarjana di salah satu universitas di Jakarta, saya pernah datang di acara Mata Najwa yang dihadiri Presiden Ketiga Indonesia, Alm. BJ. Habibie. Karena diadakan di Ballroom UI, saya memanfaatkan momen itu untuk berwisata keliling UI. Saat itulah saya termotivasi untuk melanjutkan studi pascasarjana di sini karena UI memiliki fasilitas dan pemandangan bagus serta kawasan ramah lingkungan,” kata Abdulroman.
Selain mengikuti kegiatan belajar-mengajar di kelas, UI memiliki unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang bisa diikuti mahasiswa asing. Fatou yang merupakan mahasiswa jurusan Hukum Perdagangan Internasional menjadi anggota Ikatan Mahasiswa Hukum Bidang Kajian Strategis Tahun 2020/2021. Menurutnya, seminar dan diskusi di himpunan ini mendukung perkuliahan serta membantu mahasiswa mendapatkan lowongan magang dan kerja.
Sementara itu, Abdulroman justru tertarik mengikuti pelatihan membuat batik yang diadakan lembaga Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UI. Batik adalah salah satu budaya favoritnya karena merupakan ciri khas dan kebanggaan masyarakat Indonesia.
Lihat Juga :